Gubernur Kaltim Berikan Respon Terkait Pemukulan Camat Tenggarong

Gubernur Kaltim Isran Noor usai hadiri kegiatan rakor dengan OPD di ruang Ruhui Rahayu. (pry)

SAMARINDA – Terkait penganiayaan oleh oknum terhadap Camat Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Arfan Boma saat menegur para penambang ilegal, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor baru mengetahui informasi tersebut.

“Hah? Baru dengar (pemukulan camat) itu. Lagi puasa mungkin ,” ujarnya, Selasa (11/05/2021).

Walau baru mengetahui informasi tersebut, Isran menginginkan adanya proses hukum kepada pelaku pemukulan terhadap camat Tenggarong tersebut. Karena menurutnya pemukulan tersebut tidak pantas dilakukan apalagi sasarannya seorang ASN yang notabene pejabat publik.

“Iya (minta diusut),” ucapnya. Ia pun membantah insiden pemukulan tersebut dikarenakan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aktifitas tambang ilegal.

“Tidak, tenang saja Belanda sudah lari,” ucapnya.

Berdasarkan dari jaringan advokasi tambang (Jatam) Kaltim, mencatat kejadian pemukulan ataupun ancaman pelaku tambang liar ke masyarakat bukanlah kali pertama yang terjadi.
Bahkan sebelumnya juga pernah terjadi di bulan Februari 2018, kepada staf kecamatan Tenggarong Seberang bernama Mardi, saat menghentikan iring-iringan truk tambang ilegal yang melintasi jalan di depan kantornya.

Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang mengatakan, aksi dari pelaku tambang liar ini mengakibatkan lingkungan desa di tenggarong seberang serta fasilitas jalan umum mengalami kerusakan yang parah.

Sehingga mengenai tindakan mardi dalam menghentikan iring-iringan truk tersebut sebagai bentuk protesnya atas brutalnya aksi mafia-mafia tambang ilegal ini.

“Tahun 2020, tepatnya akhir maret, Kades Karya Jaya memimpin lebih dari 50 warganya lakukan penghentian kegiatan tambang ilegal yang telah merusak lingkungan desas khususnya waduk samboja yang menjadi sumber utama air baku bagi kebutuhan pertanian serta kebutuhan sehari-hari warga,” ungkapnya. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *