Petani Hilang di Paser Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

Gambar saat ini: Foto: Petani Hilang di Paser Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian. Sumber: Istimewa.
Foto: Petani Hilang di Paser Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang petani lanjut usia berinisial H (71) yang sebelumnya dilaporkan hilang di Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) pagi setelah hampir tiga hari pencarian.

Korban diketahui tidak pulang ke rumah sejak Rabu (10/6). Keluarga yang melakukan pencarian awal hanya menemukan sepeda dan sandal milik korban di sekitar area persawahan yang berada di tepi Sungai Kandilo.

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian bersama tim gabungan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Paser Belengkong IPTU Widodo mengatakan pencarian melibatkan personel Polsek Paser Belengkong, BPBD Kabupaten Paser, Satpolairud Polres Paser, Linmas, serta masyarakat setempat.

Setelah pencarian selama beberapa hari, korban akhirnya ditemukan oleh seorang pemancing bernama Ahmadu bersama dua rekannya di wilayah Sungai Kandilo.

“Pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WITA, korban ditemukan oleh seorang pemancing bernama Ahmadu bersama dua rekannya dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Kandilo, wilayah Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot,” ujar IPTU Widodo.

Setelah memastikan identitas korban sesuai dengan ciri-ciri orang yang dilaporkan hilang, saksi segera menghubungi warga dan pihak kepolisian untuk dilakukan proses evakuasi.

Petugas yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi jenazah dan melakukan pemeriksaan awal. Hasil pemeriksaan memastikan korban merupakan petani yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, jenazah dipastikan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang,” katanya.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Pasir Belengkong dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban diketahui tidak bersedia dilakukan visum terhadap jenazah.

Selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan menemukan korban juga tidak lepas dari kerja sama tim SAR gabungan dan partisipasi masyarakat yang turut membantu pencarian sejak hari pertama korban dinyatakan hilang. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *