
Paser, Kaltimedia.com — Ketua Komisi I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menyoroti persoalan serius over kapasitas saat melakukan kunjungan kerja ke Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Selasa (28/4/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan berjalan sesuai prinsip pengayoman, sekaligus memperkuat pengawasan dan sinergi antarlembaga.
Usai meninjau langsung kondisi rutan, Andi mengungkapkan bahwa persoalan utama yang ditemukan masih seragam dengan lapas lain di Indonesia, yakni kelebihan kapasitas yang signifikan.
“Tentu kami akan selalu melakukan pengawasan, dan dalam kunjungan kali ini setiap permasalahannya sama, yaitu over kapasitas,” ujarnya.
Ia memaparkan, Rutan Tanah Grogot yang seharusnya hanya menampung 160 orang, kini dihuni sekitar 910 warga binaan atau mengalami kelebihan hingga lebih dari 600 persen.
“Pembina dari langit pun dikirim di sini untuk membina dengan satu banding 130 orang itu pasti tidak mampu melakukan pembinaan yang baik,” tegasnya.
Andi mengusulkan untuk penambahan kapasitas melalui pembangunan lapas di setiap kabupaten/kota, serta konsep Pesantren Lapas bagi narapidana kasus narkotika dengan hukuman ringan.
“Bagaimana untuk ditambahkan kapasitas. Da sebelumnya, sudah saya sampaikan agar di setiap kabupaten/kota ada lapas,” serunya.
Sedangkan untuk konsep Pesantren Lapas, ditujukan kepada tahanan narkoba yang hukumannya tidak terlalu berat.
Menurutnya, penggabungan narapidana narkotika dengan pelaku kejahatan lain justru berpotensi memperburuk kondisi pembinaan.
“Itu yang konsep yang kemarin kami diskusikan dengan Pak Mahfud MD. Bagaimana ada Pesantren Lapas, tidak usah dimasukkan di sini. Karena kalau dimasukkan di sini yang tadinya kelas dobel L keluar kelas narkotik. Ya, itu yang bahaya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Rutan Tanah Grogot, Aris Triyanto, membenarkan kondisi over kapasitas yang terjadi saat ini. Ia menyebut jumlah warga binaan yang tinggi didominasi kasus narkotika serta kiriman tahanan dari wilayah lain seperti Penajam Paser Utara.
“Tentunya sangat mengapresiasi kehadiran dari DPD RI, Andi Sofyan yang meninjau lokasi Rutan Tanah Grogot. Di dalam kondisinya over kapasitas, dan ini sangat menjadi perhatian bagi kami,” ujarnya.
Aris berharap kunjungan tersebut dapat mendorong solusi konkret, termasuk dukungan kebijakan agar setiap daerah memiliki fasilitas pemasyarakatan yang memadai.
“Mudah-mudahan dengan kedatangan pimpinan anggota DPD, bisa memberikan dan pencerahan bagi kami dan bisa memberikan dukungan atau supportnya,” tutupnya. (Dy)
Editor: Ang





