PCI Kaltim Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan Jelang Kejurnas Cricket Junior 2025

Foto: Tim Kejurprov Cricket Junior 2025 Provinsi Kaltim. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com — Setelah sukses menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Cricket Junior 2025, Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kalimantan Timur kini bersiap melangkah ke tingkat nasional. Atlet-atlet terpilih dari ajang seleksi tersebut akan mewakili Kaltim dalam Kejurnas Cricket Junior yang dijadwalkan berlangsung September mendatang di Bali.

Ketua Harian PCI Kaltim, Andi Iriyadi, mewakili Ketua Pengprov PCI Kaltim, Ismail, menegaskan bahwa kejurprov ini merupakan agenda penting yang akan terus dijadikan program tahunan untuk pembinaan atlet usia dini.

“Ini merupakan agenda rutin PCI Kaltim. Kejurprov Junior akan terus kami selenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet,” kata Andi, Senin (7/7/2025).

Andi juga mengapresiasi peran aktif Pengcab PCI kabupaten/kota yang telah bekerja keras melakukan pembinaan, mulai dari tingkat dasar hingga ke jenjang senior. Ia menekankan bahwa keberlanjutan prestasi akan sangat bergantung pada komitmen daerah untuk terus mencetak generasi atlet.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PCI kabupaten/kota yang telah berkontribusi dalam Kejurprov ini. Kami berharap mereka terus konsisten melakukan pembinaan di semua kelompok umur,” tambahnya.

Beberapa daerah, seperti PCI Kutai Timur, bahkan menunjukkan progres signifikan dalam pembinaan atlet muda. Hasilnya pun terlihat jelas: Kutai Timur berhasil keluar sebagai juara umum Kejurprov Cricket Junior 2025, berkat proses seleksi ketat dan sistematis di tingkat kabupaten.

“Kutai Timur adalah contoh sukses. Mereka melakukan seleksi di daerah melalui kejurkab, dan itu terlihat dari hasil di kejurprov. Ini bukti bahwa pembinaan dari bawah sangat efektif,” ujar Andi.

Melihat potensi besar yang ada, PCI Kaltim juga akan memperluas sosialisasi olahraga cricket ke lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Program ini diharapkan menjadi gerbang awal dalam mengenalkan dan menumbuhkan minat generasi muda terhadap olahraga cricket.

“Keberhasilan pembinaan di daerah membuat kami semakin termotivasi untuk mengembangkan cabor cricket lebih luas lagi. Kami akan mulai menyasar sekolah-sekolah agar regenerasi atlet tidak terputus,” tutup Andi. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *