
Paser, Kaltimedia.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser menjalin kerja sama dengan dua perusahaan teknologi global, yakni Google dan Microsoft, sebagai langkah mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan.
Program ini difokuskan pada peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik serta penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Paser, Novenandhana Hidayat Vijaya, menjelaskan bahwa implementasi program Microsoft 365 for Education menjadi bagian dari pengembangan kapasitas guru. Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi guru dan siswa untuk memperoleh sertifikasi digital berstandar internasional.
“Program ini menjadi ruang bagi guru dan murid untuk meningkatkan kemampuan digital sekaligus memperoleh sertifikasi global,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Sementara itu, kerja sama dengan Google telah lebih dulu berjalan. Saat ini, sekitar 100 guru di Kabupaten Paser telah mengantongi sertifikasi Google Level 1.
Untuk pengembangan lanjutan, Disdikbud menargetkan sekitar 50 guru mengikuti sertifikasi Level 2 pada tahun 2026. Nantinya, para guru tersebut diproyeksikan menjadi pelatih bagi tenaga pendidik lainnya.
Sebagai tahap implementasi, tiga sekolah ditetapkan sebagai proyek percontohan, yaitu:
- SMPN 1 Long Ikis
- SMPN 3 Kuaro
- SMPN 7 Paser Belengkong
Sekolah-sekolah tersebut akan mengadopsi pembelajaran digital melalui berbagai platform seperti Google Classroom, Google Forms, Google Meet, dan Google Drive.
Kerja sama dengan Microsoft menjadi yang pertama di Kabupaten Paser, bahkan disebut sebagai yang perdana di Kalimantan Timur.
Disdikbud Paser telah melakukan pertemuan daring dengan tim Microsoft untuk mempersiapkan pelatihan bagi guru SMP. Dalam waktu dekat, pelatihan akan segera dilaksanakan.
Sebanyak lima sekolah telah ditunjuk sebagai percontohan implementasi program ini, yakni:
- SMPN 1 Tanah Grogot
- SMPN 2 Tanah Grogot
- SMPN 1 Batu Sopang
- SMPN 4 Batu Engau
- SMPN 2 Long Ikis
Dorong Pendidikan Lebih Adaptif dan Kompetitif
Melalui kolaborasi ini, Disdikbud Paser berharap sistem pendidikan di daerah dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di masa depan. (Dy)
Editor: Ang





