
BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan dan Pemkot Balikpapan mengadakan Sidang Paripurna Istimewa di Aula Kantor Pemkot Balikpapan, Senin (8/2/2021). Rapat tersebut dalam rangka menyambut hari jadi Kota Balikpapan Ke-124 pada 10 Februari 2021 mendatang.
Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, dan turut dihadiri Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, serta Wakil Ketua DPRD lainnya.
Abdulloh mengatakan peringatan hari jadi kali ini kembali berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana peringatan HUT Balikpapan tidak dilaksanakan secara meriah dikarenakan masih dalam kondisi pandemi covid-19 masuk ke kota Balikpapan sejak awal Maret tahun 2020 lalu.
“Pola interaksi semua berubah, baik dari segi aspek pendidikan, dunia kerja, kehidupan beragama. Bahkan, sosial budaya mau tidak mau harus dirubah untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ungkapnya.
Rapat paripurna sendiri dilakukan secara terbatas dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan secara virtual.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan menyambut umur baru, Kota Balikpapan masih berjuang dalam mengatasi covid-19.
“Melawan covid-19 dan memulihkan ekonomi menjadi dua hal yang penting di Indonesia termasuk Kota Balikapan. Maka ditahun 2021 ini Balikpapan menitik beratkan untuk memfokuskan dalam pemulihan ekonomi”, katanya.
Beberapa kebijakan yang dikeluarkan Pemkot belakangan ini tak lain sebagai langkah Pemkot untuk melindungi warganya serta menangani Covid-19.
“Sejauh ini pemkot sudah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di masyarakat, namun kenyataannya angka terkonfirmasi positif terus meningkat,” serunya.
Meski telah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mastarakat (PPKM), tetapi angka terkonfirmasi positif belum menurun secara signifikan. Namun begitu Rizal tetap berterima kasih atas kerjasama masyarakat Balikpapan dalam melakdanakan instruksi Gubernur Kaltim yaotu Kaltim steril pada Sabtu dan Minggu kemarin.
“Saya berterima kasih kepada warga Balikpapan yang sudah berjuang bersama-sama dalam membangun kota Balikpapan. Selama 15 tahun mengabdi untuk Kota Balikpapan tentu tidaklah mudah, baik caci maki, kritik dan masukan semua sudah dirasakan,” jelasnya. (ar)



