Pasokan Gas Oksigen di Kaltim Masih Aman

Kadisperindagkop dan UKM Kaltim HM. Yadi Robyan Noor. (pry)

SAMARINDA – Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro oleh pemerintah, membuat masyarakat menjadi khawatir, khususnya di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

Baru-baru ini, viralnya sebuah video yang memperlihatkan sejumlah masyarakat berebut untuk membeli berdus-dus minuman kaleng, membuat kaget warga net di tanah air. Minuman kaleng berisi susu tersebut, kemungkinan dipercaya berkhasiat guna mencegah penularan virus Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kaltim HM. Yadi Robyan Noor, mengatakan pasokan kebutuhan harian di Kaltim masih mencukupi.

Namun dirinya mengakui terjadi lonjakan permintaan dari beberapa item. Kebutuhan yang dicari masyarakat secara drastis yaitu madu, susu kaleng, dan oksigen. Terlebih untuk oksigen ia jamin pasokan distribusi di Kaltim masih aman.

“Jumlah kebutuhan oksigen yang tahu rumah sakit yang jelas aman,” ucap Yadi Robyan, Senin (05/07/2021).

Untuk harga Madu dan susu kaleng, Yadi mengatakan saat ini tengah mengalami kenaikan. Namun kenaikan tersebut masih diambang wajar karena masih di bawah empat persen.

Oleh karena itu dirinya mengimbaukan kepada masyarakat, jika menemukan harga kebutuhan pokok naik drastis di atas empat persen segera melapor ke pihaknya. Nantinya, pihak terkait akan melakukan sidak ke lokasi yang berani menaikkan harga di tengah pandemi.

“Toleransi sampai 4 persen di atas itu bisa lapor,” ujarnya. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *