
BALIKPAPAN – Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kota Balikpapan kembali mendapati kasus baru. Dimana dua orang pelaku perjalanan melalui darat yang hendak memasuki wilayah Kota Balikpapan terpaksa harus menjalani isolasi di Embarkasi Haji Balikpapan.
Diketahui keduanya telah dinyatakan positif Covid-19, setelah menjalani pemeriksaan rapid test antigen acak bagi pelaku perjalanan darat yang dilakukan Pemkot Balikpapan pada Senin (25/01/2021) kemarin.
“Total ada 40 lebih yang kita periksa. Dan dua kasus di pos Lamaru, Balikpapan Timur dengan rapid antigen positif. Keduanya pekerja yang mendistribusikan barang ke daerah-daerah,” ucap Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty, Selasa (26/01/2021).
Sebelumnya Tim Satgas Covid-19 telah menjaring mobil yang dikendarai kedua pelaku perjalanan tersebut, karena mengetahui plat kendaraan mereka berasal dari luar daerah.
“Pertama kali terjaring dari plat nomor kendaraan luar daerah, sehingga dilakukan pemeriksaan. Hasil rapid antigennya positif,” terangnya.
Diketahui sebelumnya kedua orang tersebut memang mengalami gejala, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun tetap memaksakan diri untuk bekerja.
“Iya, mereka ada gejala,” ungkapnya.
Setelah mengetahui hasil tersebut, petugas langsung membawa mereka ke Embarkasi Haji Balikpapan untuk menjalani isolasi dan perawatan.
“Keduanya langsung kami bawa untuk isolasi di Embarkasi Haji,” tandasnya. (pcm)
Editor: (dy)





