PTMSI Paser Optimistis Raih Empat Emas Tenis Meja di Porprov Kaltim 2026

Foto: Atlet tenis meja asal Paser sedang bertanding. Sumber: Istimewa.
Foto: Atlet tenis meja asal Paser sedang bertanding. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Pengurus Cabang Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Paser tengah mematangkan persiapan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kabupaten Paser.

Sebagai tuan rumah, PTMSI Paser optimistis cabang olahraga tenis meja mampu menyumbangkan empat medali emas pada ajang olahraga terbesar di Benua Etam tersebut.

Ketua Pengcab PTMSI Paser, Asnawi, menyebut target tersebut ditetapkan secara realistis setelah melihat potensi dan perkembangan atlet hasil penjaringan serta pembinaan yang dilakukan selama ini.

“Ya kita memang saat ini sedang persiapan, tetap terus berlatih atlet-atlet kita setiap hari. Jadi mereka latihan untuk persiapan Porprov itu. Karena memang kita untuk cabor tenis meja sebenarnya punya target juga, paling tidak minimal tiga sampai empat medali emas dari tujuh medali yang diperebutkan,” ucap Asnawi kepada awak media, Rabu (21/01/2026).

Asnawi mengaku optimistis dengan kekuatan tim inti yang telah diseleksi, terlebih para atlet kini dilatih oleh salah satu legenda tenis meja Indonesia, Deddy Da Costa, yang didatangkan khusus untuk mendongkrak prestasi Paser di Porprov nanti.

“Ini sudah seleksi ya, atlet-atlet kita sudah seleksi. Kebetulan juga sudah kita mendatangkan pelatih. Pelatih nasional sudah kita datangkan untuk persiapan Porprov kita di 2026 ini. Artinya kita sudah siaplah untuk mengikuti kejuaraan sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, atlet yang akan diturunkan di Porprov merupakan kombinasi atlet asli daerah dan atlet luar yang telah resmi pindah dan siap membela Kabupaten Paser pada ajang multi-event empat tahunan tersebut.
“Rata-rata ada asli kita, kemudian ada perpindahan atlet juga yang sudah kita bina. Mungkin dengan dilatih pelatih ini, insyaallah akan memberikan dampak terhadap kemampuan atlet kita. Asisten-asisten pelatih kita juga lokal dari daerah,” kata Asnawi.

Meski demikian, mayoritas atlet yang dipersiapkan tergolong usia muda dan berada dalam kondisi fisik prima. Bahkan, sebagian di antaranya masih berstatus pelajar.

“Kita usia 25 ada, di bawah itu juga kita punya, ada yang masih pelajar. Artinya kita mulai angkat dari sekarang, karena ke depannya masih banyak kesempatan untuk mengikuti kejuaraan,” tambahnya.

Untuk menambah jam terbang sekaligus mengasah teknik dan mental bertanding, PTMSI Paser berencana mengirim sembilan atlet untuk mengikuti kejuaraan terbuka tenis meja di Kota Bontang dalam waktu dekat. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *