Bidik Emas Porprov VIII Kaltim 2026, PDBI Paser Pacu Persiapan Tim Drum Band

Foto: Pengurus Cabang Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.
Foto: Pengurus Cabang Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026, Pengurus Cabang Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Paser mulai mematangkan langkah persiapan tim. Sebagai tuan rumah, PDBI Paser menargetkan hasil maksimal, termasuk peluang meraih medali emas.

Ketua Pengcab PDBI Paser, Abdul Rasyid, mengatakan persiapan yang tersisa kurang dari satu tahun akan dimanfaatkan secara optimal. Usai mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Porprov di Samarinda pada akhir 2025 lalu, para atlet sempat diliburkan sebelum kembali menjalani latihan.

“Dalam waktu dekat mungkin kita mungkin insyaallah mulai pekan ini, dalam bulan Januari ini sudah mulai kita latihan kembali untuk mempersiapkan semua, untuk mempersiapkan tim,” ujar Abdul Rasyid saat dihubungi RRI, Minggu (18/1/2026).

Meski latihan kembali digelar, Rasyid menegaskan pihaknya belum menetapkan nama atlet yang akan memperkuat kontingen Paser pada Porprov mendatang. Saat ini seluruh atlet masih menjalani proses seleksi, mengingat pembentukan tim drum band membutuhkan keselarasan ritme dan kekompakan yang tidak bisa dicapai secara instan.

“Karena belum kita tetapkan atlet siapa yang betul-betul nanti yang mewakili untuk kontingen Paser. Semuanya kan masih latihan, masih proses seleksi nanti. Karena kan anak-anak enggak bisa langsung bisa. Seperti drum band kan dia latihan dulu, latihan pukul, latihan tiup, apa sebagainya, jadi kita mulai dari nol semua,” jelasnya.

Ia menyebut, setelah kemampuan atlet mulai terlihat dan jumlah nomor lomba yang akan dipertandingkan di Porprov ditetapkan, barulah tim akan dibentuk secara definitif dan masuk tahap pemusatan latihan.

“Sampai saat mereka sudah punya kemampuannya masing-masing dan itu sudah terlihat, nanti baru kita tetapkan nanti setelah ada jadwal dari KONI Kaltim atau dari Paser. Jadi saat ini masih berproses sampai di situ,” katanya.

Terkait kemungkinan pemusatan latihan (TC) di luar daerah, Rasyid menuturkan pihaknya akan mengikuti kebijakan dan arahan Pemerintah Kabupaten Paser serta KONI setempat. Menurutnya, seluruh program persiapan sangat bergantung pada dukungan dan ketersediaan anggaran.

“Tergantung kebutuhan dan support juga dari pemerintah daerah termasuk mungkin dari KONI. Kalau misalnya mau TC atau apa uji tanding keluar, kalau memang misalnya ada support anggaran dari Disporapar mulai di KONI ya kita ikut dan akan kita laksanakan,” ujarnya.

Untuk sementara, PDBI Paser masih memaksimalkan potensi atlet lokal. Jika dukungan anggaran tersedia dan disetujui, program TC maupun uji tanding ke luar daerah akan diusulkan guna meningkatkan mental dan jam terbang atlet.

“Artinya dari kita latihan di sini sudah bisa kita lihat potensinya. Tinggal menunggu penetapan nomor tanding di Porprov itu apa aja yang dilombakan, sama penetapan atlet kita nanti. Artinya kalau memang ada anggaran disetujui, bisa kita usulkan itu, ya kita ikut,” jelas Rasyid.

Ia berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan lancar sehingga tim drum band Paser mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang olahraga empat tahunan tersebut, sekaligus mempersembahkan prestasi terbaik bagi Bumi Daya Taka saat Porprov VIII Kaltim digelar di Tanah Grogot, Kabupaten Paser. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *