
Paser, Kaltimedia.com — Muhammad Yusuf Sumako kembali dipercaya memimpin Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Paser periode 2026–2031. Ia dilantik pada Rabu (22/4/2026) malam di Gedung Sahabat Sport, Tanah Grogot.
Yusuf terpilih secara aklamasi dan mencatatkan kepemimpinan untuk kelima kalinya sejak 2005. Dalam periode terbaru ini, ia menegaskan fokus program pada bidang sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program utama kami meliputi pengobatan gratis, operasi bibir sumbing, hingga sunatan massal yang menyasar masyarakat di desa-desa,” ujarnya usai pelantikan.
Program tersebut akan dijalankan melalui kolaborasi dengan tenaga medis, termasuk Ikatan Dokter Umum dan Ikatan Dokter Gigi. Selain layanan kesehatan, KKSS juga mendorong penguatan ekonomi melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Yusuf, pemberdayaan ekonomi menjadi langkah strategis untuk menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan warga perantau asal Sulawesi Selatan di Kabupaten Paser.
“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki peluang usaha, sehingga tidak ada yang menganggur,” katanya.
Selain itu, KKSS Paser juga akan memperkuat sinergi dengan paguyuban dan tokoh adat lokal melalui dialog interaktif. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga harmonisasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Di bidang sosial, organisasi ini menegaskan komitmennya untuk membantu seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang, terutama bagi warga yang mengalami musibah seperti kecelakaan.
Yusuf juga menyoroti kontribusi KKSS dalam menjaga stabilitas sosial. Ia menyebut, melalui kerja sama dengan instansi seperti Kesbangpol dan Dinas Sosial, terjadi penurunan signifikan kasus kriminal yang melibatkan warga Sulawesi Selatan di Paser dalam beberapa tahun terakhir.
“Sejak 2025, tidak ada lagi kasus perampokan atau pembunuhan. Ini hasil dari pembinaan dan penyuluhan yang kami lakukan bersama pemerintah,” jelasnya.
Meski belum mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, KKSS tetap berkontribusi dalam pembangunan, termasuk kegiatan swadaya seperti perbaikan infrastruktur di lingkungan sekitar sekretariat.
Ke depan, Yusuf berharap Pemerintah Kabupaten Paser dapat kembali mengaktifkan forum komunikasi rutin seperti coffee morning bersama seluruh paguyuban.
“Forum ini penting untuk membahas isu strategis dan mendorong kemajuan daerah secara bersama,” pungkasnya. (Dy)
Editor: Ang





