Selekprov Pra-PON Panjat Tebing Bakal Berlangsung Awal Juni

Selekprov Pra-PON Panjat Tebing Bakal Berlangsung Awal Juni.

SAMARINDA – Sebagai ajang pematangan persiapan menghadapi babak kualifikasi Pra PON, Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (FPTI Kaltim), akan melaksanakan Selekprov bagi atletnya pada tanggal 2-4 Juni 2023 di Kota Balikpapan.

Total 33 atlet yang terdata mengikuti seleksi, terbagi 20 putra dan 13 putri. Atlet tersebut dikirimkan dari Kukar, Kutim, Bontang, Samarinda, Berau dan Balikpapan.

Sekretaris Umum FPTI Kaltim, Miswan Prima Putra menerangkan, pemanggilan puluhan atlet tersebut berdasarkan rekomendasi dari masing-masing Pengcab FPTI Kabupaten/Kota untuk mengikuti seleksi. Di mana ada dua acuan penilaian, yakni hasil dari sirkuit atau kejuaraan daerah dan hasil dari Porprov di Berau 2022 lalu.

“Berdasarkan degradasi mengikuti beberapa sirkuit-sirkuit yang sudah kita laksanakan oleh Pengprov FPTI Kaltim. Jadi selain hasil dari sirkuit, ada juga dari hasil Porprov. Dan kemarin juga dari 20 orang sudah di test oleh KONI Kaltim berkaitan dengan fisik mereka. Jadi ada yang tambahan itu untuk nanti mungkin kita bisa jadikan tim, tapi itu kita lihat lagi intip di saat seleksi ini,” jelas Miswan, Kamis (25/05/2023).

Lebih lanjut, Miswan menjelaskan bahwa sebelum itu pengurus sudah mengantongi sebanyak 20 nama atlet. Namun atlet-atlet itu diwajibkan untuk mengikuti seleksi bersama 13 atlet tambahan lainnya.

“Persiapan yang ada perkembangan tambahan sama yang tetap. Karena kan setelah seleksi oleh KONI Kaltim, itu sudah kita lakukan program-program dibawah pengawan Binpres, berkoordinasi dengan teman-teman yang ada di perwakilan kabupaten/kota. Jadi mereka wajib mengikuti program-program itu,” ungkap Miswan.

Ia menambahkan tim inti nanti akan dipastikan setelah melihat hasil Selekprov Juni mendatang.

“Endingnya mereka itu akan kita seleksi lagi di Balikpapan tanggal 2-4 Juni 2023,” imbuhnya.

Pengprov FPTI Kaltim akan menyiapkan 20 pemanjat terbaiknya dalam mengikuti Pra PON yang digulirkan pada Omtober 2023 di Jawa Tengah. Namun usai TC nanti, atlet-atlet yang menkadi tim inti dan atlet yang belum masuk seleksi tetap akan dipantau, karena oengurus menerapkan sistem promosi degradasi.

Sehingga 20 nama tersebut belum dipastikan, hingga akhirnya entry by name pada Pra PON dimulai.

“Total semuanya jadi 20 orang. Tapi yang 20 itu kita tetap kita pantau juga. Paling tidak cadangannya lah promdeg gitu,” lanjutnya.

“Jadi nanti selama pemusatan di TC nya itu kita akan ada peningkatan terus ini. Karena rencana kami itu tetap TC terkondisi itu terpusat, itu di pertengahan bulan Juni sampai September dan pelaksanaan Pra PON Oktober nanti. Pra PON 16 nomor tanding. Semua nomor. Karena panjat tebing ini nggak pakai zona,” pungkas Miswan. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *