Sultan Aji Muhammad Idris Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

Lukisan wajah almarhum Sultan Aji Muhammad Idris, sultan ke-14 Kutai Kertanegara Ing Martadipura. (pcm)

BALIKPAPAN – Dalam memperingati Hari Pahlawan 2021, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, menganugerahkan gelar pahlawan nasional dan memberikan tanda kehormatan bintang jasa kepada sejumlah tokoh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Pada rangkaian acara tersebut, ada empat tokoh, salah satunya yakni almarhum Sultan Aji Muhammad Idris, sultan ke-14 Kutai Kertanegara Ing Martadipura, yang menerima penganugerahan gelar pahlawan nasional atas jasa mereka dalam perjuangan di berbagai bidang untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan, serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Tiga tokoh lainnya, almarhum Tombolotutu, tokoh dari Provinsi Sulawesi Tengah, almarhum Haji Usmar Ismail, tokoh dari DKI Jakarta dan almarhum Raden Aria Wangsakara, tokoh dari Provinsi Banten.

Melalui akun media sosial instagramPemprov Kalimantan Timur (Kaltim) @pemprov_kaltim, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengucapkan sangat berterimakasih kepada RI 1 yang telah menetapkan Sultan Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional dari Kaltim.

“Ini kado yang indah bagi Kaltim di hari pahlawan ini. Tentu ada ratusan pahlawan di Kaltim, tapi Sultan Aji Muhammad Idris yang diangkat sebagai pahlawan nasional. Suatu kebanggaan bagi kita,” ucap Hadi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md dalam keterangan persnya menyebut bahwa selain berdasarkan ketokohan, pemerintah juga mempertimbangkan faktor kedaerahan dalam pemberian gelar Pahlawan Nasional.

“Daerah yang sudah banyak kita pertimbangkan untuk tetap menunggu, karena semua yang diajukan itu memang orang-orang terbaik dan sudah berjuang kepada bangsa dan negara. Juga anugerah itu diberikan secara sangat selektif dan jumlahnya juga tidak jor-joran, tapi juga ada batasnya sehingga lalu diranking siapa yang paling layak tahun ini,” terangnya Mahfud.

Acara penganugerahan tersebut juga turut dihadiri oleh para ahli waris dari para tokoh yang sekaligus mewakili para penerima gelar dan penghargaan. Acara juga digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (pcm)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *