
BALIKPAPAN – Vaksin untuk demam berdarah dengue (DBD) telah tersedia di Balikpapan. Tetapi proses vaksinasi baru dimulai bulan November 2023 nanti. Diperlukan sosialisasi lebih optimal agar berjalan sukses.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, Balikpapan mendapat jatah sebanyak 10 ribu dosis vaksin jenis baru tersebut. Setiap anak nantinya mendapat suntikan dua kali vaksin dengan jarak tiga bulan.
“Penyuntikan mukai November. Sasarannya kepada usia 6-15 tahun, karena berdasarkan data untuk Balikpapan usia ini yang banyak terserang DBD,” kata wanita yang akrab disapa Dio itu, Selasa (10/10/2023).
Dosis yang tersedia saat ini, lanjut Dio, belum mencukupi total kebutuhan. Sehingga, pemberian vaksin tersebut akan melihat sebaran kasus terbanyak.
“Kasus tertinggi di Balikpapan Utara dan Balikpapan Tengah. Nanti akan memulai vaksinasi pada sekolah-sekolah yang berada di dua wilayah itu,” ungkapnya.
Saat ini, DKK mulai melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah di wilayah utara dan tengah. Kemudian, dari pihak sekolah akan memberikan pemahaman kepada orangtua.
“Imunisasi ini bukan yang wajib diberikan kepada anak. Perlu disosialisasikan terlebih dahulu agar mendapat persetujuan dari pihak sekolah dan juga orangtua,” ucapnya.
Diketahui, vaksinasi ini sebagai upaya tambahan untuk pencegahan penyakit DBD di Kota Balikpapan. Mengingat terjadi peningkatan kasus pada tahun 2023 ini. Data kumulatif dari Januari sampai September, ada 1.681 kasus dengan jumlah kematian empat orang. (Pcm)



