Balita yang Dicekoki Air Sabu Asal Samarinda Dapat Perhatian Kemensos, Beri Modal Usaha Sampai Biayai Kuliah N

BALIKPAPAN, KALTIMEDIA.COM – Pasca menjalani rehab di Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda, kondisi balita N dan ibunya kini dikabarkan jauh lebih membaik.

Balita yang sempat positif narkoba karena dicekoki air bercampur sabu oleh tetangganya pada Selasa (6/6/2023) lalu itu kini bersama ibunya ditempatkan Dinas Sosial (Dinsos) Samarinda. Tepatnya di UPTD Panti Sosial Karya Wanita (PSKW), Jalan D.I Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Kondisi ibu dan anak tersebut kini jauh lebih baik.

Di sana N mendapatkan banyak kawan bermain. Begitupun Amelia (32) ibunya kini lebih produktif setelah diberi pelatihan usaha.

Tidak hanya itu, ibu dan anak tersebut telah mendapat perhatian dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Solo yang membawahi zona Kalimantan.

“Usai kunjungan itu, Kemensos berjanji akan membiayai sekolah adik N sampai lulus kuliah nantinya,” beber Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim Rina Zainun, Rabu (19/7/2023).

Tidak hanya itu, Kemensos juga berjanji akan memberikan modal kepada ibu N untuk membuka dan mengembangkan usahanya.

“Mereka sudah jauh lebih baik. Terutama dengan banyaknya dukungan dari berbagai pihak,” singkat Rina Zainun.

Sementara itu, Amelia, ibu N saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengungkapkan rasa terimakasih mendalam untuk semua pihak yang telah banyak membantu dirinya dan putra semata wayangnya.

“Puji Tuhan banyak yang peduli. Saya hanya bisa membalas dengan doa tulus agar semuanya senantiasa diberi berkat melimpah dalam kehidupan mereka,” ucapnya penuh syukur. (pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *