ASN Samarinda Dibekali Jiwa Pemimpin Melayani Lewat Bimtek Kesbangpol

Gambar saat ini: Foto: Endro S. Efendi, praktisi kesehatan mental. Sumber: Kaltimedia.com
Foto: Endro S. Efendi, praktisi kesehatan mental. Sumber: Kaltimedia.com

Samarinda, Kaltimedia.com – Suasana berbeda tampak di Rumah Ulin Arya, Samarinda, Jumat (29/8). Puluhan pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda tidak sekadar mengikuti pelatihan formal, tetapi larut dalam kegiatan yang dikemas layaknya family gathering.

Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kualitas SDM, sebanyak 54 pegawai diajak menimba pengalaman baru. Bukan hanya materi di dalam ruangan, tapi juga outbound, fun games, hingga refleksi bersama. Semua dirancang untuk menanamkan nilai Servant Leadership kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan.

Sekretaris Kesbangpol Kota Samarinda, Miftahurrizqa, S.E., menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) kini dituntut lebih adaptif dan inovatif.

“ASN tidak cukup hanya bekerja sesuai aturan, tapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan berinovasi untuk pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah praktisi. Syafruddin Pernyata, seorang praktisi komunikasi publik, membawakan sesi Public Speaking: Berani Bicara, Berani Tampil. Ia menekankan pentingnya kemampuan tampil percaya diri agar pesan dapat tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat.

Sementara itu, Endro S. Efendi, praktisi kesehatan mental, mengulas konsep Servant Leadership. Baginya, kepemimpinan sejati bukan sekadar mengatur, tetapi hadir untuk mendengar, melayani, dan memberi teladan.

“Pemimpin sejati bukan ditakuti, melainkan dirindukan kehadirannya. Kepemimpinan adalah pelayanan yang lahir dari hati,” pesannya.

Kehangatan kegiatan semakin terasa saat outbound dan fun games berlangsung. Peserta tidak hanya berinteraksi, tetapi juga belajar membangun kekompakan tim. Puncaknya, setiap peserta menyampaikan komitmen pribadinya dengan kalimat reflektif: “Saya ingin menjadi pemimpin yang…”.

Direktur Widya Pandawa Academy, Abdul Rasyid, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada sisi hiburan.

“Kami ingin setiap pegawai membawa pulang pengalaman yang mengubah cara pandang mereka. Leadership bukan soal jabatan, melainkan keberanian untuk melayani dan membangun tim yang solid,” katanya.

Bimtek ditutup dengan refleksi bersama dan pembagian doorprize. Lebih dari sekadar kegiatan rekreasi, acara ini meninggalkan pesan penting: ASN harus terus bertransformasi menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. (Esf)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *