
Paser, Kaltimedia.com – Kabupaten Paser terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-8 yang akan digelar pada 14 November 2026 mendatang. Salah satu cabang olahraga yang mulai mengintensifkan latihan adalah tarung derajat.
Saat ini, para atlet tarung derajat Paser menjalani program latihan mandiri di lorong Stadion Sadurengas. Fokus latihan diarahkan pada peningkatan fisik dan teknik guna mencapai performa terbaik saat tampil di ajang Porprov nanti.
Pelatih Tarung Derajat Paser, Firman, mengatakan para atletnya kini tinggal memaksimalkan tahap akhir persiapan sebelum pemusatan latihan resmi dilaksanakan.
“Untuk persiapan sendiri untuk atlet-atlet kami sudah siap sepenuhnya tinggal latihan fisik sama teknik aja lagi. Ini masih tahap mandiri. Untuk TC sendiri 2 bulan sebelum Porprov mungkin baru dilaksanakan,” ujar Firman saat ditemui awak media, Senin (11/5/2026).
Setelah menyelesaikan program latihan mandiri, tim tarung derajat Paser berencana menggelar try out ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur, termasuk Kota Samarinda, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan.
Menurut Firman, Samarinda dipilih karena dinilai menjadi salah satu barometer tarung derajat di Kalimantan Timur. Kota tersebut dikenal memiliki banyak atlet berprestasi yang rutin meraih medali pada kejuaraan tingkat nasional.
“Try out kemungkinan kami mengajukan untuk di Samarinda, Penajam sama Balikpapan. Dipilihnya Samarinda karena kami dari Tarung Derajat Paser baru perkembangan. Jadi untuk saat ini atlet-atlet baru awal,” katanya.
Firman menilai kemampuan atletnya saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen, baik dari sisi teknik maupun kondisi fisik. Latihan dilakukan hampir setiap hari dengan intensitas sedang untuk menjaga progres atlet tetap stabil.
Meski persiapan terus berjalan, tim tarung derajat Paser masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait fasilitas latihan dan kebutuhan atlet.
Firman mengungkapkan pihaknya belum menerima bantuan perlengkapan latihan dari pemerintah daerah, seperti matras, perlengkapan tanding, hingga pakaian latihan. Selain itu, kebutuhan vitamin dan suplemen atlet juga masih menjadi perhatian.
“Banyak sekali kendalanya. Kami belum dapat peralatan dari pemerintah daerah termasuk matras, peralatan tanding ataupun baju-baju latihan kita belum ada. Itu jadi masih kendala umum,” katanya Firman.
Ia berharap kebutuhan dasar atlet dapat segera terpenuhi beberapa bulan sebelum Porprov berlangsung agar proses persiapan bisa berjalan lebih maksimal.
Pada Porprov Kaltim 2026 nanti, tarung derajat Paser berencana menurunkan total 20 atlet yang akan tampil di berbagai nomor pertandingan.
“Insyaallah nanti ada 20 atlet untuk tarung derajat. Kalau untuk kelas tarung putra 15, yang seni putri itu ada lima. Dan di seni gerak itu ada tujuh kelas itu campuran. Ada yang grup, ada yang tunggal, ada yang tiga orang dan empat orang,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah Porprov, Paser tetap realistis dalam menentukan target. Firman mengakui persaingan akan cukup berat, terutama menghadapi kekuatan atlet dari Samarinda yang dinilai unggul di sejumlah kelas.
Meski demikian, tim tarung derajat Paser tetap optimistis bisa meraih hasil terbaik dengan target minimal tiga medali emas pada Porprov Kaltim 2026. (Dy)
Editor: Ang





