
Paser, Kaltimedia.com – Kurang dari satu tahun menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur, kepastian penyelenggaraan event olahraga terbesar di Bumi Etam tersebut masih menyisakan tanda tanya. Kabupaten Paser yang direncanakan menjadi tuan rumah pada November 2026 mengaku siap, namun kesiapan anggaran dari sejumlah kabupaten/kota peserta belum sepenuhnya jelas.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdhy Fermana, menyebutkan bahwa secara prinsip Paser siap menyelenggarakan Porprov ke-8. Namun, kepastian pelaksanaan masih bergantung pada kesiapan daerah lain, termasuk dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Terkait dengan kepastian, Paser masih menunggu persiapan kabupaten/kota lain termasuk Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan jadi atau tidaknya tahun 2026 ini Paser menjadi tuan rumah. Karena memang masih masih terkendala terkait dengan anggaran, di mana informasi terakhir yang kami dengar memang belum siap,” ucap Abdhy Fermana kepada awak media, Minggu (25/1/2026) kemarin.
Menurutnya, persoalan tersebut akan dibahas lebih lanjut melalui rapat koordinasi bersama seluruh kabupaten/kota se-Kaltim yang dijadwalkan digelar oleh Dispora Kaltim pada Februari 2026.
“Hal ini tentunya perlu dikonfirmasi ke semua kabupaten/kota terkait dengan kesiapan anggarannya dalam rangka mereka menjadi peserta termasuk Provinsi Kalimantan Timur yang menjadi kewenangannya Provinsi sebagai penyelenggara, hal ini berkaitan dengan anggaran yang juga belum ada kepastian,” ujarnya.
Abdhy berharap, rapat koordinasi tersebut dapat memberikan kejelasan terkait kepastian pelaksanaan Porprov VIII, khususnya menyangkut dukungan anggaran dari masing-masing daerah.
Ia menilai, kepastian ini sangat penting bagi Kabupaten Paser sebagai tuan rumah agar persiapan yang telah dilakukan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Kami dari Kabupaten Paser prinsipnya siap, tapi dalam hal ini tentunya dukungan dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim juga kami perlukan untuk suksesnya penyelenggaraan Porprov di Kabupaten Paser,” kata Abdhy.
Dari sisi kesiapan infrastruktur, Abdhy mengungkapkan progres pembangunan venue olahraga di Paser telah melampaui 50 persen. Ia optimistis seluruh venue dapat rampung tepat waktu untuk mendukung sukses penyelenggaraan maupun prestasi atlet.
“Kami optimis sebelum November tahun 2026 seluruh venue yang ada di Paser siap untuk digunakan dan dimanfaatkan untuk venue-venue cabang olahraga yang akan dipertandingkan di luar daripada cabang olahraga yang memang kemungkinan besar akan dilaksanakan di luar,” ujarnya.
Meski terdapat sekitar tujuh cabang olahraga (cabor) yang direncanakan dipertandingkan di luar Kabupaten Paser, tuan rumah menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar 57 cabang olahraga lainnya.
Abdhy pun berharap, Porprov VIII Kaltim dapat terlaksana sesuai rencana yang telah disusun dan dibahas dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mampu menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus pesta olahraga yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur. (Dy)
Editor: Ang



