
Samarinda, Kaltimedia.com – Pemerintah pusat kembali menegaskan bahwa percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan nasional. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, yang menerima laporan terbaru terkait progres konstruksi di kawasan tersebut.
Ekti menjelaskan bahwa pembangunan IKN, mulai dari pekerjaan dasar hingga penuntasan kawasan inti pusat pemerintahan, masih berada dalam koridor rencana yang telah disusun sebelumnya. Target agar IKN dapat beroperasi penuh pada 2028 juga belum mengalami perubahan.
“Pemerintah pusat menjelaskan bahwa seluruh proses pembangunan masih mengikuti timeline yang dirancang sejak awal. Tidak ada tahapan yang keluar dari jalur rencana,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Laporan yang diterima DPRD Kaltim menunjukkan bahwa saat ini pemerintah sedang mengutamakan penyelesaian infrastruktur dasar. Beberapa pekerjaan yang tengah dilakukan antara lain:
- Pengembangan jaringan air bersih dan sistem drainase
- Penguatan pasokan listrik dan jaringan energi
- Pembangunan akses jalan utama
- Peningkatan konektivitas antar-kawasan
Di samping itu, pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP)—yang meliputi kantor Presiden, gedung kementerian, dan lembaga negara—juga terus dikebut. Fasilitas penunjang untuk mendukung relokasi aparatur sipil negara (ASN) dikerjakan secara bersamaan agar seluruh sistem pemerintahan dapat langsung berfungsi saat pemindahan dilakukan.
Menurut Ekti, tahapan ini menjadi pondasi penting untuk memastikan IKN benar-benar siap menjalankan peran sebagai pusat pemerintahan baru. Ia juga menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah menetapkan tahun 2028 sebagai batas waktu operasional penuh.
“Target 2028 bukan sekadar rencana, tetapi keputusan resmi Presiden. Karena itu seluruh kementerian menyesuaikan perencanaan mereka agar selaras dengan timeline tersebut,” tegasnya.
Ia berharap proses pembangunan yang menggunakan skema multiyears dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Konsistensi pembangunan, katanya, akan membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga pemerataan pembangunan di wilayah sekitar IKN.
Dengan melihat progres di lapangan yang terus menunjukkan peningkatan, Ekti menyampaikan optimisme bahwa IKN akan mencapai tahapan operasional sesuai jadwal.
“Kami melihat langsung progres di lapangan yang terus bergerak. Harapan kami, IKN benar-benar siap menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia saat memasuki tahun 2028,” pungkasnya. (Rfh)
Editor: Ang



