
Samarinda, Kaltimedia.com — Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus mematangkan persiapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2025. Sejumlah aspek krusial seperti penataan lokasi kampus, penentuan daya tampung, hingga skema jalur seleksi masih dalam tahap evaluasi internal.
Kepala Pusat Informasi dan Seleksi PMB UINSI Samarinda, Muhammad Ridho Muttaqin, menyampaikan bahwa penetapan kuota mahasiswa baru, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana, akan diputuskan melalui rapat evaluasi.
“Penentuan daya tampung masih dalam proses. Kita lakukan evaluasi dulu, termasuk melihat jumlah wisudawan tahun ini, ketersediaan kelas, serta penambahan gedung. Setelah itu baru kita tetapkan kuota PMB 2025,” ujarnya.
Kuota yang ditetapkan nantinya mencakup seluruh jalur penerimaan, baik jalur prestasi maupun jalur seleksi berbasis tes.
Ridho juga menegaskan bahwa UINSI Samarinda sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) tidak menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang saat ini mulai diberlakukan di sejumlah jalur seleksi nasional.
“Untuk Kementerian Agama, sementara ini tidak menerapkan TKA. Kita punya jalur sendiri seperti SPAN-PTKIN yang berbasis rapor, berbeda dengan SNBP di Kemendikbudristek,” jelasnya.
Selain itu, UINSI Samarinda memberikan perhatian khusus bagi calon mahasiswa berprestasi, termasuk penghafal Al-Qur’an. Namun, verifikasi hafalan dilakukan setelah calon mahasiswa dinyatakan lulus dan resmi terdaftar sebagai mahasiswa.
Terkait Program Gratis Pol, Ridho menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa yang diterima tetap disesuaikan dengan kapasitas kelas yang tersedia. Namun, tidak seluruh mahasiswa otomatis menjadi penerima program tersebut.
“Misalnya kita buka kuota 1.000 mahasiswa. Kalau ada mahasiswa dari luar daerah yang tidak memenuhi syarat GratisPol, maka jumlah penerima Gratis Pol bisa berkurang, tetapi total mahasiswa tetap 1.000,” terangnya.
Ia menambahkan, penyesuaian tersebut tidak memengaruhi daya tampung kelas, melainkan hanya pada jumlah penerima bantuan.
Daftar Program Studi dan Akreditasi
Sebagai bagian dari kesiapan PMB 2025, UINSI Samarinda juga terus memperkuat mutu akademik di seluruh fakultas dan program studi. Berikut daftar program studi beserta status akreditasinya:
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
- Pendidikan Agama Islam (PAI) – Unggul
- Manajemen Pendidikan Islam (MPI) – Baik Sekali
- Pendidikan Bahasa Arab (PBA) – Unggul
- Tadris Bahasa Inggris (TBI) – Baik Sekali
- Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) – Unggul
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) – Unggul
- Tadris Biologi – Baik
- Tadris Matematika – Baik
- Pendidikan Profesi Guru (PPG) – Baik
Fakultas Syariah
- Hukum Keluarga – Baik
- Hukum Tata Negara – Baik Sekali
- Hukum Ekonomi Syariah – Baik Sekali
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
- Ekonomi Syariah – Baik
- Perbankan Syariah – Baik Sekali
- Manajemen Bisnis Syariah – Baik Sekali
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah
- Manajemen Dakwah – Baik
- Komunikasi dan Penyiaran Islam – Unggul
- Bimbingan dan Konseling Islam – Baik
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir – Baik Sekali
- Sistem Informasi – Baik
- Ilmu Hadis – Baik
Dengan berbagai persiapan tersebut, UINSI Samarinda optimistis pelaksanaan PMB 2025 dapat berjalan secara terencana, transparan, dan berkualitas, sekaligus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan negeri unggulan di Kalimantan Timur. (Rfh)
Editor: Ang



