Pengadilan Putus Kontrak The Boyz dengan One Hundred Label, Sengketa Pembayaran Jadi Sorotan

Gambar saat ini: Foto: Boyband Korsel The Boyz. Sumber: Istimewa.
Foto: Boyband Korsel The Boyz. Sumber: Istimewa.

Kaltimedia.com — Sengketa antara sembilan member The Boyz dan agensi mereka, One Hundred Label, resmi berakhir di meja hijau. Pengadilan mengabulkan permohonan penangguhan kontrak eksklusif yang diajukan para artis, sekaligus menyatakan hubungan profesional keduanya telah berakhir secara sah.

Putusan tersebut menegaskan bahwa kontrak eksklusif antara para member dan agensi tidak lagi memiliki kekuatan hukum. Hal ini disampaikan oleh pengacara Kim Mun-hui dari firma hukum Yulchon.

“Pengadilan mengonfirmasi bahwa kontrak eksklusif antara artis dan One Hundred Label telah diputus secara sah dan tidak lagi berlaku,” ujar Kim, dikutip dari Korea JoongAng Daily, Jumat (24/4).

Sembilan anggota yang terlibat dalam gugatan ini meliputi Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric. Konflik bermula dari dugaan belum dibayarkannya hak settlement sejak Juli 2025.

Dalam persidangan, pihak agensi berargumen bahwa pembayaran awal kontrak kepada artis dapat diperhitungkan sebagai bagian dari pendapatan di masa mendatang. Namun, hakim menolak dalil tersebut.

“Pengadilan memperjelas bahwa pembayaran tanda tangan eksklusif dan distribusi pembayaran penyelesaian dari pendapatan yang dihasilkan adalah ketentuan yang diatur secara terpisah di bawah kontrak,” kata Kim.

“Tidak ada kesepakatan yang mengizinkan biaya kontrak yang sudah dibayarkan untuk menggantikan pembayaran penyelesaian yang menjadi hak artis,” Kim menegaskan.

Lebih lanjut, pengadilan juga menilai adanya kerusakan hubungan kepercayaan yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini dipicu oleh sejumlah pelanggaran kewajiban agensi, mulai dari keterlambatan pembayaran, kurangnya transparansi laporan keuangan, hingga lemahnya dukungan manajemen terhadap artis.

Meski telah memenangkan gugatan, para member tetap menunjukkan profesionalisme dengan menjalankan agenda yang telah dijadwalkan, termasuk konser Inter-Zection yang berlangsung selama tiga hari mulai 24 hingga 25 April.

Di sisi lain, posisi One Hundred Label semakin tertekan. Selain kalah dalam perkara ini, agensi tersebut juga tengah menghadapi konflik dengan perusahaan teknologi Knowmerce terkait hak siar konser.

Knowmerce bahkan telah mengembalikan dana penuh kepada pembeli tiket daring setelah kerja sama dibatalkan secara sepihak oleh agensi dan dialihkan ke pihak lain.

Sebagai informasi, The Boyz sebelumnya bergabung dengan One Hundred Label pada akhir 2024 usai meninggalkan IST Entertainment. Kasus ini menambah daftar persoalan internal agensi, setelah sebelumnya unit EXO-CBX juga mengambil langkah serupa dengan memutus kontrak bersama anak perusahaan INB100 pada 10 April. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *