Heboh! CCTV Diduga Rekam Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Suami Sah Wardatina Mawa Syok Bisa Tersebar

Foto: Rekaman CCTV yang tersebar di Media Sosial. Sumber: (Instagram/wardatinawa)

Samarinda, Kaltimedia.com – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli dan pengusaha Insanul Fahmi memasuki babak baru setelah rekaman CCTV beredar dan dilampirkan oleh Wardatina Mawa, istri sah Insanul, dalam laporan ke Polda Metro Jaya.

Rekaman tersebut diduga menampilkan adegan hubungan badan antara Inara dan Insanul. Bukti itu kini menjadi dasar laporan dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang tengah diproses penyidik.

Yang menjadi perhatian publik bukan hanya isi rekaman tersebut, tetapi bagaimana rekaman dari rumah Inara bisa sampai ke tangan Wardatina. Insanul mengaku terkejut dan tidak tahu siapa pihak yang pertama kali menyebarkannya.

“Aku juga kurang tahu siapa yang sebar. Tapi abangnya Mawa sempat kirim satu video dengan pesan mengancam bahwa ini akan dibuat lebih besar,” ujar Insanul dalam percakapan bersama Richard Lee di kanal YouTube, dikutip Kamis, 27 November 2025.

Insanul menjelaskan, bahwa CCTV itu merekam momen di rumah Inara pada 8 Agustus 2025, setelah pernikahan siri mereka. 

“CCTV di rumah Inara, makanya kami bingung kok bisa tersebar. Kami bukan takut soal dosa karena kami menikah siri. Itu video tanggal 8 Agustus setelah menikah,” katanya.

Sementara itu, mantan suami Inara, Virgoun, disebut sudah lebih dulu mengetahui isi rekaman tersebut. Dalam pesan yang dibacakan Richard Lee, Virgoun memberikan respons tajam. 

“Mudah-mudahan kamu sudah nikah siri, karena aku punya bukti kamu berhubungan di lantai tiga. Anak-anak aku bawa dulu sampai situasi tenang,” ujar Richard membacakan isi pesan itu.

Keterlibatan Virgoun dalam mengetahui video tersebut menambah teka-teki dalam konflik ini. Rekaman yang seharusnya tersimpan di rumah Inara justru beredar luas dan memicu persoalan hukum baru.

Wardatina Mawa juga mengaku memiliki rekaman berdurasi dua jam yang menampilkan adegan tak pantas antara suaminya dan Inara. Ia melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025. (AS)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *