Warga Sepinggan Baru Curhat Soal BPJS dan Penerangan Jalan, Muhammad Hamid Siap Kawal Aspirasi hingga Tuntas

Dialog terbuka antara warga dan wakil rakyat kembali mewarnai kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid. Kegiatan yang berlangsung di RT 58 Kelurahan Sepinggan Baru, Rabu (22/10/2025).

BALIKPAPAN — Dialog terbuka antara warga dan wakil rakyat kembali mewarnai kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid. Kegiatan yang berlangsung di RT 58 Kelurahan Sepinggan Baru, Rabu (22/10/2025), itu menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Sejak awal acara, suasana reses terasa akrab dan penuh antusias. Warga dari berbagai kalangan hadir untuk menyuarakan keluhan seputar layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga penerangan jalan.

Salah satu persoalan yang mencuat adalah terkait kepesertaan BPJS Kesehatan. Beberapa warga mengeluhkan kartu kepesertaan mereka yang nonaktif karena keterlambatan iuran, sehingga tidak bisa digunakan saat membutuhkan layanan medis.

“Kami sudah terima banyak laporan soal BPJS yang sempat terhenti. Saya sudah bantu komunikasikan dengan pihak berwenang agar proses reaktivasi bisa segera dilakukan,” ujar Hamid di sela kegiatan.

Tak hanya sektor kesehatan, warga juga menyoroti pentingnya pemerataan program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Mereka berharap pemerintah dapat memastikan setiap pelajar mendapat kesempatan belajar tanpa terkendala biaya tambahan.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Tidak boleh ada yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Pemerintah harus hadir memastikan hal itu,” tegas politisi yang dikenal aktif turun ke lapangan tersebut.

Selain itu, isu penerangan jalan umum (PJU) turut menjadi sorotan. Warga mengaku masih banyak titik jalan yang gelap dan berpotensi menimbulkan tindak kriminal maupun kecelakaan di malam hari. Mereka berharap pemerintah segera menambah tiang dan lampu penerangan di wilayah tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Hamid menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi bersama instansi terkait. Ia berkomitmen mengawal setiap usulan agar dapat terealisasi secara nyata, bukan sekadar janji.

“Reses bukan sekadar formalitas, tapi wadah bagi kami untuk menyerap aspirasi dan membawa suara masyarakat ke kebijakan yang tepat. Semua masukan hari ini akan saya perjuangkan di dewan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Hamid mengajak warga untuk terus menjalin komunikasi dengan wakil rakyat serta turut aktif menjaga lingkungan agar pembangunan berjalan berkelanjutan.

“DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh partisipasi masyarakat agar Balikpapan tumbuh menjadi kota yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *