
BALIKPAPAN — Suasana penuh antusias mewarnai kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026 yang digelar oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Subari, di Gg. Mulia, Gedung Bulu Tangkis Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri puluhan warga bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan mencari solusi di lapangan. Pendekatan ini menjadi bukti komitmen wakil rakyat dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan mendesak, mulai dari minimnya penerangan jalan umum, drainase yang belum memadai, hingga kendala pendidikan di SDN 012 Manggar yang masih menumpang kegiatan belajar di SMA PJHI akibat relokasi bangunan sekolah.
Masalah kesehatan juga mencuat, terutama kelangkaan vaksin PCP bagi balita, yang dikhawatirkan menghambat pelayanan imunisasi dasar di wilayah tersebut.
“Kami berharap anak-anak bisa kembali belajar di gedung sekolah yang layak dan program kesehatan balita bisa berjalan normal. Itu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, H. Subari menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan dibawa ke forum resmi DPRD untuk diperjuangkan bersama pemerintah kota. Ia menekankan bahwa pembangunan di Balikpapan Timur harus mendapatkan perhatian yang seimbang dengan wilayah lain.
“Semua masukan dari warga akan kami kawal hingga ada langkah nyata dari pemerintah. Kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya.
Politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas publik dan lingkungan yang nyaman. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari proyek fisik, tetapi juga dari kesejahteraan dan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan dasar.
“Reses bukan sekadar mendengar keluhan, tapi juga membangun jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah agar solusi bisa ditemukan dengan cepat dan berkelanjutan,” tambahnya.
H. Subari pun menutup kegiatan dengan pesan optimistis: “Kami di DPRD akan terus memperjuangkan agar suara warga Manggar dan Balikpapan Timur benar-benar diwujudkan dalam kebijakan nyata yang membawa perubahan positif.” (adv)





