
Paser, Kaltimedia.com – Pengurus Cabang Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Paser siap menggulirkan kejuaraan Basketball Bupati Cup Open 2025. Turnamen berskala nasional ini akan digelar 2–6 Desember 2025 di GOR Sadurengas, Tanah Grogot, dengan seluruh pertandingan berlangsung secara indoor.
Sekretaris Perbasi Paser, Heru Arnanda, mengungkapkan bahwa sejumlah tim luar daerah telah menyatakan kesiapannya berlaga.
“Saat ini sudah ada tiga tim dari Jakarta, Bali, dan Surabaya yang berminat ikut. Dari Kalimantan Selatan juga kemungkinan ada peserta yang tampil. Untuk Kalimantan Timur, hanya Kabupaten Paser yang akan mewakili,” ujar Heru, Minggu (19/10/2025).
Heru menjelaskan, turnamen ini bersifat terbuka dan bernuansa hiburan, karena akan melibatkan pebasket yang pernah berlaga di liga nasional. Selain menghadirkan tontonan berkualitas, ajang tersebut sekaligus menjadi promosi bahwa Kabupaten Paser memiliki potensi besar di dunia bola basket.
“Kami berencana membuat regulasi yang mewajibkan setiap tim membawa minimal satu pemain yang pernah tampil di liga nasional. Ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa Paser siap menjadi tuan rumah event besar,” tambahnya.
Perbasi Paser juga memandang gelaran ini sebagai pemanasan menuju tuan rumah Porprov Kaltim 2026. Melalui turnamen ini, atlet-atlet junior diharapkan bisa belajar langsung dari para seniornya.
“Ini jadi momen pembelajaran menuju Porprov 2026. Semoga atlet muda kita semakin termotivasi,” terang Heru.
Dari sisi persiapan, Perbasi Paser telah mengirim surat resmi kepada DPP Perbasi untuk menghadirkan wasit berlisensi nasional dalam pertandingan.
“Kami sudah bersurat untuk meminta rekomendasi perangkat pertandingan, terutama wasit nasional, sesuai level kejuaraan,” jelasnya.
Sementara untuk kesiapan venue, koordinasi dengan Disporapar Paser telah dilakukan dan GOR Sadurengas dinyatakan siap digunakan. Saat ini, panitia hanya menyelesaikan beberapa detail teknis di lapangan.
Meski demikian, Heru mengakui ada satu tantangan utama dalam penyelenggaraan turnamen, yaitu menarik minat masyarakat agar hadir menonton langsung.
“Basket di Paser cukup populer, tapi animo menonton masih rendah. Karena itu, kami akan berupaya maksimal agar GOR nanti bisa dipadati penonton,” tutupnya. (Dy)
Editor: Ang





