
Paser, Kaltimedia.com – Pemerintah Kabupaten Paser resmi meluncurkan program unggulan “Kredit Paser Tuntas” sebagai salah satu wujud keberpihakan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan Gebyar UMKM Nasional 2025, yang digelar pada 22–24 Agustus di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Paser.
Acara peluncuran yang berlangsung pada Rabu (20/8/2025) malam tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli, didampingi Wakil Bupati Ikhwan Antasari dan Sekretaris Daerah Katsul Wijaya. Momen ini disambut antusias ratusan pelaku usaha lokal yang hadir.
Dalam sambutannya, Fahmi menegaskan program ini merupakan upaya nyata Pemkab Paser dalam mendukung UMKM agar semakin berdaya dan mampu memberi kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Harapan kami, UMKM berdaya bisa turut membantu meningkatkan perekonomian, membuka lapangan kerja baru, sekaligus mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Paser,” ujar Fahmi.
Program Kredit Paser Tuntas menawarkan skema pinjaman tanpa bunga (0 persen) dan tanpa agunan. Kebijakan ini menyasar lebih dari 47.300 pelaku UMKM yang saat ini terdata di Kabupaten Paser, sehingga beban modal usaha dapat ditekan.
“Kami ingin semua pelaku UMKM mendapatkan perhatian khusus. Salah satunya melalui kredit tuntas ini, yang bisa mereka akses tanpa harus khawatir soal bunga maupun jaminan,” tambahnya.
Fahmi juga mengingatkan para pelaku UMKM agar terus memanfaatkan berbagai kegiatan besar yang digelar di Benuo Daya Taka, sebutan untuk Paser. Terlebih pada 2026 mendatang, Kabupaten Paser akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim.
“Momentum Porprov ini harus dimanfaatkan dengan baik. Pemerintah sudah memberi dukungan dan membuka market. Jadi saya minta UMKM tetap semangat, produk yang dijual juga harus bervariasi,” katanya.
Ia mencontohkan pengalaman Porprov VII di Berau tahun 2023, yang mampu menghadirkan lebih dari 12 ribu pengunjung dari berbagai daerah. Dengan letak geografis Paser yang strategis dan akses transportasi yang lebih baik, jumlah pengunjung di Porprov 2026 diyakini bisa jauh lebih besar.
“Kalau di Berau bisa 12 ribu orang, maka di Paser bukan tidak mungkin lebih banyak. Jadi peluang ini jangan disia-siakan,” tegasnya.
Meski memberikan kemudahan tanpa bunga dan agunan, Fahmi tetap mengingatkan agar pelaku usaha menjaga tanggung jawab dalam pengelolaan pinjaman.
“Kredit ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, bukan untuk konsumtif. Dan yang terpenting, jangan sampai lupa mengembalikan sesuai kesepakatan awal,” pesannya.
Sebagai informasi, Kredit Paser Tuntas merupakan bagian dari program prioritas Paser Tuntas, yang menekankan pada penguatan ekonomi kerakyatan.
Melalui program ini, pemerintah berharap UMKM lokal dapat lebih mandiri, inovatif, dan kompetitif, sehingga keberadaannya bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (Dy)
Editor: Ang





