Gubernur Kaltim Dukung Program Revitalisasi Perbasasi

Foto: Ketua Pengprov Perbasasi Kaltim Nidya Listiyono (kanan) dan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kalimantan Timur melakukan audiensi dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Samarinda, Selasa (19/8/2025). Pertemuan ini membahas arah pembinaan serta program revitalisasi organisasi menuju prestasi nasional hingga internasional.

Ketua Pengprov Perbasasi Kaltim Nidya Listiyono, didampingi Sekretaris Noke Pattipawaej dan Bendahara Umum Muhammad Reza Fadhillah Dja’far, melaporkan perkembangan kepengurusan yang masih berjalan hingga Februari 2026. Ia menegaskan, proses revitalisasi telah mencapai 80–90 persen dengan fondasi pembinaan yang semakin kokoh.

“Kita sudah memiliki pelatih bersertifikat, atlet potensial di klub-klub resmi, serta menjalin kerja sama dengan SKOI Kaltim dan Akademi Softball Putri Dispora Kaltim. Walaupun prestasi belum terlihat signifikan, perangkat dan dasar pembinaan sudah siap,” kata Nidya.

Perbasasi Kaltim kini menaungi sejumlah klub resmi yang tersebar di berbagai daerah, antara lain Balikpapan (5 klub), Samarinda (4 klub), Paser (2 klub), Penajam Paser Utara (3 klub), Kutai Timur (2 klub), Bontang (2 klub), dan Kutai Kartanegara (1 klub, dalam proses menjadi 2 klub).

Dari sisi infrastruktur, lapangan di Kompleks Stadion Palaran yang telah direnovasi siap digunakan menggantikan Lapangan Segiri yang dibongkar. Lapangan ini disebut sebagai satu-satunya di Indonesia dengan standar internasional berbentuk diamond sempurna, warisan PON 2008.

Dengan fasilitas tersebut, Kaltim berpeluang menjadi tuan rumah Pra-PON maupun PON, bahkan menarik klub profesional dari Jepang dan Korea untuk berlatih di musim dingin.

Sekjen Perbasasi Kaltim Noke Pattipawaej menambahkan, Kaltim kini memiliki 10 umpire dan 10 scorer tersertifikasi yang tersebar di daerah-daerah. Dengan begitu, Kaltim tidak lagi bergantung pada perangkat dari luar daerah saat menggelar turnamen.

“Bahkan saat Kejurnas, kita bisa mengirim umpire dan scorer sebagai kontribusi organisasi. Kami juga akan menggelar turnamen fun untuk anak-anak pada 24 Agustus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara Umum Muhammad Reza Fadhillah Dja’far menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih. Perbasasi berencana menggelar Training of Trainer (ToT) dengan mendatangkan pelatih asal Jepang yang berpengalaman di Indonesia.

“Pelatih kita sudah bersertifikat, tapi masih perlu praktik mendalam agar bisa naik level menjadi coach dengan kemampuan analisis dan strategi yang mumpuni,” jelasnya.

Mengenai kebutuhan fasilitas, Perbasasi Kaltim juga mengusulkan pembangunan training ground di kawasan Sempaja agar akses latihan lebih mudah dijangkau masyarakat. Usulan ini sudah dalam pembahasan bersama Dispora Kaltim dan UPTD GOR Kadrie Oening.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang juga mantan Ketua Umum Perbasasi Kaltim periode 2017–2022 menyampaikan apresiasi atas capaian kepengurusan saat ini.

“Baseball dan softball adalah olahraga dengan prospek besar. Saya berharap revitalisasi ini segera berbuah prestasi dan membawa nama baik Kaltim di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Rudy menegaskan dukungannya terhadap langkah pengurus, termasuk peningkatan fasilitas dan pengembangan sport tourism berbasis baseball dan softball.

Dengan fondasi organisasi yang kuat serta dukungan pemerintah daerah, Perbasasi Kaltim optimistis bisa kembali mengukir prestasi sekaligus melahirkan atlet muda potensial. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *