BPS dan Otorita Mendata Warga yang Tinggal di IKN Juli 2025, Kerahkan 840 Petugas

Sebanyak 500 pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai berkantor. Sumber foto: Otorita IKN

NUSANTARA – Warga yang bermukim di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai didata tanggal 1 Juli 2025. Pendataan itu membutuhkan kurang lebih 840 petugas yang mendata masyarakat yang tinggal di kawasan IKN.

“Kami sudah siapkan ratusan petugas untuk lakukan pendataan penduduk di wilayah delineasi IKN,” ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin ketika ditanya persiapan IKN ke depan di Sepaku, Penajam Paser Utara, dilansir dari Antara Kaltim, Jumat (27/6/2025).

Pendataan penduduk tersebut dijadwalkan berlangsung secara bertahap oleh petugas resmi yang telah dibekali pelatihan teknis dan etika profesional pada 1-31 Juli 2025.

Masyarakat berada di daerah yang secara garis batas (delineasi) masuk wilayah IKN diimbau hanya memberikan informasi kepada petugas yang membawa identitas resmi.

“Kami ajak seluruh masyarakat berada di wilayah delineasi IKN dukung kegiatan pendataan dengan berikan informasi yang benar dan terbuka kepada petugas pendataan,” katanya.

Apabila hingga 31 Juli 2025 pendataan penduduk belum sepenuhnya selesai, maka Otorita IKN bakal melakukan perpanjangan waktu kegiatan pendataan tersebut disesuaikan kondisi di lapangan.

Sebanyak 840 petugas telah mendapat pelatihan yang dilakukan dalam dua gelombang. Pertama pada 19-21 Juni 2025 dengan jumlah peserta 334 orang dan gelombang kedua pada 23-25 Juni 2025 dengan jumlah peserta 506 orang.

Petugas berasal dari penduduk di wilayah delineasi IKN, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, mahasiswa, serta pegawai BPS dari Kaltim, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Otorita IKN bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) pusat melakukan pendataan penduduk untuk memperoleh data dasar yang akurat dan komprehensif sebagai landasan perumusan kebijakan pembangunan IKN ke depan. (pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *