
BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan penyelesaian proyek pembangunan sekolah di Kecamatan Balikpapan Timur dan Tengah tepat waktu, yakni pada 31 Desember 2024. Untuk memastikan hal ini, langkah-langkah strategis terus dilakukan, termasuk percepatan pengerjaan dengan menambah jumlah tenaga kerja.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Irfan Taufik, menyebut progres pembangunan sudah mendekati tahap akhir. “Progres di Timur sudah mencapai 80 persen dan di Tengah 70 persen. Hanya tinggal tahap finishing saja,” kata Irfan kepada wartawan, Senin (9/11/2024).
Meski demikian, lanjut dia masih terdapat kekurangan masing-masing sekitar 1 persen di Balikpapan Tengah dan 7 persen di Balikpapan Timur, pihaknya optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Untuk menghindari biaya tambahan akibat perpanjangan kontrak kerja, Irfan menekankan pentingnya efisiensi dalam manajemen proyek.
“Setiap hari keterlambatan bisa memakan biaya sekitar Rp25 juta. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan untuk menambah tenaga kerja agar proyek tetap on track,” jelasnya.
Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif strategis Pemerintah Kota Balikpapan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di kawasan Balikpapan Timur dan Tengah. Dengan fasilitas baru ini, pemerintah berharap proses belajar-mengajar dapat berjalan lebih optimal, sehingga berdampak positif pada kualitas pendidikan.
“Fasilitas pendidikan yang memadai akan mendorong semangat belajar siswa dan mendukung visi besar pendidikan di Kota Balikpapan. Kami ingin memastikan pembangunan ini memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Irfan.
Melalui upaya percepatan ini, Pemerintah Kota Balikpapan menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. (KM2)





