Pelatihan Pelatih Fisik Pertama Sukses Digelar

KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah tuntas menjalankan programnya yakni menggelar pelatihan pelatih fisik tahap, yang dilakukan selama 4 hari dari 8-11 November 2024 di Samarinda.

SAMARINDA – KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah tuntas menjalankan programnya yakni menggelar pelatihan pelatih fisik tahap, yang dilakukan selama 4 hari dari 8-11 November 2024 di Samarinda. Di mana pelatihan level 1 nasional ini diikuti dari 49 Pengprov cabor.

Dengan lancarnya kegiatan ini, Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Pelatih Fisik KONI Kaltim, Ego Arifin mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Dispora Kaltim yang telah membantu dalam segi penyediaan tempat untuk pelatihan prakteknya.

“Dilaksanakan 4 hari, semua lancar dilaksanakan di Sempaja. Terima kasih Dispora Kaltim sudah memfasilitasi tempat praktek. Kebetulan 2 hari berturut-turut hujan, jadi kita pakai Gedung Bulutangkis,” ucap Ego Arifin.

Kemudian dirinya menyebutkan bahwa 15 persen dari 49 orang peserta yang mengikuti pelatihan tersebut dikatakan Ego, belum layak menyandang sebagai pelatih fisik level 1 nasional dan belum bisa mengikuti pelatihan level kedua.

Kendati demikian sebagai bentuk apresiasi, semua peserta layak mendapatkan sertifikat, sebab dinilai memiliki semangat untuk mengikuti pelatihan ini.

“Materi sudah semua, dan hasilnya ada sekitar 15 persen yang belum bisa layak mendapatkan sertifikat. Sertifikat sudah ada di kasih, tapi belum layak menyandang predikat level 1 nasional. Tetapi kemungkinan yang 15 persen tadi gak bisa naik ke level 2 harus ngulang tapi sertifikat tetap dapat. Tapi catatan kita menjaga mereka dengan tulus ikut,” ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut, selama 4 hari bersama, Ria Lumintuarso sebagai narasumber pemberi materi dan praktek pelatihan pelatih fisik, menilai adanya semangat yang tumbuh dalam diri para peserta.

“Pandangannya, dia bilang antusias semuanya, karena ada yang baru mereka yang selama ini mereka dengar, gimana caranya mempertahankan kekuatan yang masing-masing cabor punya versi,” ujar Ego menceritakan.

Ego menerangkan bahwa para narasumber cukup senang karena kebanyakan peserta merupakan masih muda dan memiliki semangat.

“Kalau ini versi profesor langsung mereka mengatakan jawabannya di jawaban dua narsum tadi, terutama yang antusias itu yang muda-muda seperti cabor dansa kan masih atlet si Leo itu, bagus itu. Karena dansa itu kan kemarin kekurangannya itu kan stamina,” katanya.

Dalam penutupan pelatihan ini juga ditandai dengan pemberian secara simbolis piagam kepada 2 cabor yakni Sepatu Roda dan Tarung Derajat.

Nantinya pelatihan pelatih fisik tahap kedua akan kembali digelar KONI Kaltim pada Desember 2024. Di mana bagi 15 persen peserta yang belum layak juga bisa kembali mengikuti pelatihan ulang bersama cabor lain. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *