Di Tengah Kabut Asap, Eros Basketball Community Bagikan Masker dan Nasi Kotak

Foto: Eros Basketball Community Samarinda membagikan masker kepada pengguna jalan di simpang Lembuswana. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat sebagian masyarakat Samarinda tetap beraktivitas dalam kondisi udara yang terdampak asap.

Situasi tersebut mendorong Eros Basketball Community turun langsung membagikan bantuan kepada masyarakat.

Sebanyak 20 ribu masker dibagikan di Simpang 4 Lembuswana Samarinda, Jumat (18/9/2026), sekitar pukul 14.15 Wita.

Pembagian menyasar sejumlah kelompok yang tetap berada di ruang terbuka. Di antaranya penyapu jalan, pengguna jalan, dan masyarakat sekitar.

Eros juga membagikan nasi kotak dalam kegiatan tersebut.

Perhatian untuk Warga yang Tetap Bekerja

Perwakilan Eros Basketball Community, Anom Citro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Menurutnya, sebagian warga tetap harus bekerja meski Samarinda sedang menghadapi kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

“Kami ingin hadir dan membantu semampu kami. Masker ini untuk masyarakat yang membutuhkan perlindungan, sementara nasi kotak kami berikan kepada mereka yang tetap bekerja di tengah kondisi seperti sekarang,” kata Anom.

Aksi tersebut tidak dilakukan secara mandiri. Eros Basketball Community turut menggandeng salah satu influencer Samarinda dan sejumlah komunitas lainnya.

Mereka bersama-sama turun ke jalan membagikan masker dan makanan kepada masyarakat.

Berawal dari Kepedulian Komunitas

Deden Istian mengatakan ide kegiatan tersebut muncul setelah anggota komunitas melihat kondisi masyarakat Samarinda.

Puluhan ribu masker yang dibagikan berasal dari penggalangan dana yang dilakukan Eros Basketball Community.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan masker dan pelaksanaan aksi sosial.

“Kami berharap warga Samarinda bisa tetap kuat untuk menghadapi musibah yang sedang kita alami bersama ini. Jangan tinggalkan apa pun dan siapa pun di belakang,” ujar Deden.

Menurut Deden, kepedulian terhadap masyarakat tidak harus menunggu kondisi menjadi lebih baik.

Ia berharap aksi tersebut dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut membantu warga yang terdampak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dalam kondisi sulit seperti ini, kita masih bisa saling menguatkan,” ujarnya.

Kegiatan di Simpang 4 Lembuswana itu menjadi salah satu bentuk keterlibatan masyarakat sipil dalam merespons kondisi kabut asap di Samarinda.

Eros Basketball Community berharap solidaritas serupa dapat terus tumbuh selama masyarakat menghadapi dampak karhutla. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *