KONI Kaltim Laporan Persiapan Menuju PON ke Pj Gubernur

Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras melakukan pertemuan dengan PJ Gubernur Provinsi Kaltim, Akmal Malik, yang didampingi langsung Kadispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, dan Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir, di Samarinda, pada Rabu (15/8/2024) malam.

SAMARINDA – Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras melakukan pertemuan dengan PJ Gubernur Provinsi Kaltim, Akmal Malik, yang didampingi langsung Kadispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, dan Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir, di Samarinda, pada Rabu (15/8/2024) malam.

Dalam pertemuan tersebut untuk melaporkan semua progres persiapan kontingen Kaltim dalam menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumut, yang tidak lama lagi akan segera di gulirkan.

Dalam jumpa pers yang dilakukan pada Kamis (15/08/2024) siang, di Ruang Ketua KONI Kaltim, Ruadiansyah Aras menjelaskan, pihaknya juga memberikan undangan agar dapat menghadiri sekaligus melepas langsung kontingen Kaltim ke PON secara simbolis, dan menyampaikan laporan mengenai peningkatan fisik atlet.

“Pertama Saya mengantarkan undangan untuk acara pelepasan kontingen PON Kaltim yang akan kita laksanakan tanggal 2 September hari Senin di halaman Kantor KONI. Laporan saya selanjutnya adalah soal performen atlet kita, memang fisiknya semua meningkat bahkan saya juga memanggil pak galih, katanya sudah 88 persen jadi memang sudah meningkat,” ungkapnya.

Selain itu Ia ditanya mengenai anggaran yang dimiliki, dan Rusdi menjawab bahwa keuangan yang dimiliki sudah cukup untuk peningkatan kontingen.

“Saya bilang InsyaAllah pak PJ semuanya siap. Bahkan beliau menanyakan soal keuangan, apakah yang sudah dianggarkan itu cukup atau kurang. Saya katakan cukup dan maksimalkan kebutuhan itu,” katanya.

Kemudian, Rusdi juga menerangkan soal jumlah kontingen yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial teknil dan manager. Di mana nantinya jumlah tersebut terbagi dua, lantaran tuan rumah PON lebih dari 1 provinsi.

“Tentu saya tidak mendetailkan apa yang saya sampaikan ke beliau, tapi intinya saya memaksimalkan angka yang sudah di dapat dengan jumlah atlet sekitar 659, pelatih 155, ofteknya ada 16, manajer 61. Jadi total yang akan berangkat ke Aceh-Sumut itu 891, kalau di bagi lagi itu 448 di Sumut dan 407 di Aceh,” ujarnya Rusdi menerangkan.

Lebih lanjut, KONI Kaltim tetap bulat untuk menargetkan posisi 5 besar nasional dalam PON mendatang. Namun Akmal Malik menitipkan pesan kepadanya, agar para pejuang olahraga Kaltim ini senantiasa menjaga kesehatan dan fokus di dalam arena pertandingan, agar bisa meraih targetan yang diinginkan.

“Beliau juga menanyakan gimana target kita. Saya bilang pak PJ, kami tetap menargetkan 5 besar di PON Aceh-Sumut. Tetapi beliau berpesan saya tidak menyampaikan soal target, tetapi anak-anak tolong di sampaikan ini dari saya, untuk tetap saja fokus bertanding dan insyaAllah target yang diberikan oleh KONI dan Pemerintah itu akan tercapai, itu yang disampaikan beliau ke saya,” ucapnya Akmal, melalui Rusdi.

Rusdi menambahkan, nantinya Ia berharap PJ Gubernur Kaltim dapat hadir dalam pelepasan tersebut, dan bisa hadir dalam Pembukaan PON pada 8 September 2024 di Banda Aceh.

“Yang lain saya menyampaikan kehadiran beliau di Aceh pembukaan, dan beliau nanti tanggal 5 berangkat dan pembukaan tanggal 8. Untuk tempat penginapan di Hotel Hermes Aceh. Mudahan beliau bisa hadir begitu juga diacara pencanangan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut juga, Akmal Malik menyampaikan salamnya melalui Rusdiansyah Aras, karena belum sempat meninjau langsung atlet saat mejalani Pelatda KONI Kaltim. Rusdi menyebut, PJ sangat memperhatikan atlet yang tengah berlatih.

Sementara soal bonus atlet PON medali emas 300 juta, Rusdi meyakini angka tersebut tidak akan berubah, setelah melihat respon Kadispora Kaltim yang mengatakan tidak ada masalah. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *