
SAMARINDA – Untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XVI Tahun 2023 yang akan dilaksanakan di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 10 hingga 15 Juni nanti, Ali Fitri Noor selaku Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, mewakili Wali Kota Samarinda, melepas kontingen KTNA Kota Samarinda, pada Senin (5/6/2023) pagi. Kontingen KTNA Kota Samarinda sebanyak 42 orang, merupakan peserta utama yang terdiri dari Petani Dewasa, Pemuda Tani (Petani Milenial), Wanita Tani dan Petani Alumni Magang Jepang, serta 9 orang pendamping dan peserta peninjau sebanyak 9 orang.
Sehingga total peserta dari kontingen KTNA Kota Samarinda berjumlah 60 orang (70 persen petani serta 30 persen penyuluh sebagai pendamping dan peninjau). Dalam kegiatan PENAS KTNA ke XVI tahun 2023 yang menurut rencana dibuka oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ini akan diberikan penghargaan Satya Lencana kepada Isran Noor M Si Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Bupati Paser Fahmi Fadli, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Wali Kota Samarinda Andi Harun.
Menurut Ali Fitri, Wali Kota Samarinda sudah merencanakan penanaman 10.000 bibit cabai yang akan didistribusikan kepada masing-masing rumah tangga-rumah tangga melalui Program Probebaya. Dengan lahan terbatas, petani Samarinda diharapkan dapat lebih berinovasi mengolah hasil pertanian dan perkebunan.
Dicontohkan Ali Fitri seperti Singkong atau Jagung yang dapat diolah menjadi tepung sehingga Kota Samarinda dapat menjadi Kota Industri hasil pertanian dan perkebunan dalam menunjang Ibu Kota Negara (IKN) yang akan segera berdiiri. Jelasnya lagi Ali jika Pemkot Samarinda akan selalu mendukung program-program maupun usaha untuk perubahan lebih baik, termasuk perogram pengembangan pertanian.
Terlebih hasil pemantauan inflasi di Kota Samarinda untuk bidang pangan sangat terpengaruh oleh harga den ketersediaan cabai serta ikan Layang. Hal tersebutlah yang membuat Andi Harun meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda untuk segera membangun 10 hektar lahan cabai dengan 10.000 bibit cabai.
“Oleh karena itu, kegiatan ini harus bisa meningkatkan motivasi petani, nelayan dan masyarakat pelaku bisnis dan membangun sistem usaha agribisnis yang berdaya saing tinggi, berkelayakan, berkelanjutan serta menumbuhkan semangat minat generasi muda dari bidang pertanian, kelautan serta program dan upaya kemandirian pangan,” ungkapnya. (Cps)



