Tingkatkan Perekonomian Warga, 34 Hektare Lubang Tambang Jadi Objek Wisata

Tingkatkan Perekonomian Warga, 34 Hektare Lubang Tambang Jadi Objek Wisata.

Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Lubang bekas galian tambang yang berada di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang cukup banyak, tak terkecuali di Desa Loa Pari. Luas lubang tambang yang dimiliki Desa Loa Pari pun mencapai sekitar 34 hektare.

Agar perekonomian masyarakat meningkat dalam sektor pariwisata, Pemerintah Desa (PemDes) berencana untuk memanfaatkan lubang tambang, menjadi objek wisata.

Kepala Desa (Kades) Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika mengaku jika pihaknya membuka gerbang bagi para investor untuk menanamkan modal pada objek wisata yang akan dibangun di desanya itu.

Dirinya pun mengatakan bahwa danau yang akan ia ubah menjadi objek wisata itu merupakan yang terbesar di Kecamatan Tenggarong Seberang.

“Tapi mungkin perlu waktu, kami sih berharap ada investor. Tapi sepertinya investor ini kurang berani untuk masuk ke area pasca tambang. Jadi sekarang kita coba sendiri dulu, desa yang kelola,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jum’at (26/5/2023).

Selain itu, I Ketut juga mengaku potensi wisata danau di desanya itu akan sama saja dengan sejumlah tempat wisata lainnya yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang. Akan tetapi, ia tetap optimis, sebab diakuinya konsep dari wisata danau desanya itu akan memiliki nuansa yang berbeda.

“Sambil pelan-pelan kita kembangkan, konsep awalnya sih kita mau semua serba di atas air (Terapung),” ungkapnya.

I Ketut juga mengungkapkan bahwa untuk mengawali pengembangan wisata danau di desanya itu, PemDes Loa akan terlebih dulu membuka camping ground di lokasi tersebut sebab anggaran membangun wahana yang masih minim.

Disebutkannya, sebenarnya wacana mengubah danau pasca tambang menjadi objek wisata ini telah ada sejak beberapa tahun lalu. Namun, pada saat itu aksesnya jalannya masih sulit, sehingga pihaknya lebih memilih fokus untuk membenahi infrastrukturnya terlebih dulu.

“Nah sekarang hanya sisa sedikit saja yang perlu kita benahi, jadi di tahun ini kita akan fokus kepada pengembangan wisata,” pungkasnya.

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *