
SAMARINDA – Bonus bagi atlet berprestasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2021 di Papua masih dalam proses. Total 82 atlet Peparnas dan 339 atlet PON Papua yang bakalan dapat bonus dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dispora Kaltim, Hendri Febrianto menjelaskan bahwa sejauh ini proses pembagian bonus masih bergulir. Untuk bonus Peparnas sudah dalam proses pengiriman namun masih terdapat 5 atlet yang terkendala persoalan rekening yang mati.
“Untuk peparnas sudah keluar semua cuma memang ada yang rekeningnya ternyata tidak aktif dan tutup itu akan dikerjakan selanjutnya,” kata Hendri, Rabu (16/11/2022).
Sementara bonus PON Papua yang paling lambat dalam proses pengiriman lantaran proses penyelesaian administrasi baru selesai minggu lalu. Selain itu juga perpindahan ahli waris bagi atlet yang sudah meninggal dunia menjadi kendala sendiri dalam pengiriman bonus ke masing-masing rekening atlet.
“Yang meninggal ada dua nama dari Bola tangan dan airo modeling (atlet) jadi kalau yang itu agak terhambat karena harus di urus ganti rekening dan ahli waris,” terangnya.
Hendri menyebutkan jika pada pekan ini seluruh administrasi dapat dipastikan selesai dan proses pencairan pun dapat dilakukan. Untuk seluruh bonus Peparnas dan PON Papua setidaknya Pemprov Kaltim telah menyediakan anggaran kurang lebih sebesar Rp41 Miliar.
Sistem pembagian bonus pun menggunakan sistem gaji yang diterapkan di Pemprov Kaltim. Sehingga semua data harus diselesaikan kemudian pengiriman uang ke masing-masing rekening dapat dilakukan.
“Untuk pengiriman dalam minggu ini sudah ada yang di proses jadi pengajuan SPM dari kami, pengajuan data, pergeseran nilai pajak. Pajak harus di bayar langsung jadi satu karena sistem pembayarannya menggunakan seperti gaji, langsung kami serahkan kepada bank dan bank langsung transfer kepada penerima. Bukan satu-satu kami kerjain,” jelasnya.
Hendri menyakinkan bahwa semuanya akan berjalan dengan baik dan secara bertahap dibereskan. Atlet pun tak perlu khawatir, karena bonus akan dikirim sesuai administrasi yang telah diselesaikan. (ren)



