
SAMARINDA – Pemkot Samarinda berencana mengoptimalkan sektor pariwisata di sepanjang Tepian Sungai Mahakam. Sebagai sungai terbesar di Indonesia, Sungai Mahakam dianggap perlu dieksploitasi dan dipromosikan agar dapat menggaet investor atau kementerian agar dapat membangun destinasi wisata.
Diungkapkan anggota Komisi II DPRD Samarinda, Kamaruddin, peluang mengelola Tepian Sungai Mahakam menjadi destinasi wisata memang terbuka lebar. Asalkan Pemkot Samarinda serius mencari alternatif lain agar wisata tersebut dibangun.
“Kalau lewat anggaran APBD kita tidak mungkin, harus mencari investor agar bisa masuk mengelola sungai itu,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Ditambahkan Kamaruddin, perlu dilakukan perencanaan, dan jangan hanya terfokus pada mempromosikan saja.
“Ya agar mereka tertarik, kira-kira peluang bisnis orientasinya jangka panjang atau hanya setahun, pasti rugi investor,” tambahnya.
Pihaknya pun mendorong rencana tersebut, agar Samarinda yang notabanenya saat ini masih minim pariwisata dibandingkan kabupaten/kota lain di Kaltim bisa optimal dan meningkatkan PAD Samarinda.
“Terutama juga mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) juga. Supaya kota kita juga tertata dengan baik, ekonomi masyarakat meningkat, PAD meningkat. Pasti pembangunan juga akan semakin pesat,” ucapnya. (Advertorial)



