
SAMARINDA – Rumah Sakit Islam (RSI) yang terletak di Jalan Gurami, Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir sudah lama tidak beroperasi sejak tahun 2016 lalu, dan di tahun 2021 ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) berupaya melakukan tinjauan untuk mengalih fungsikan RSI menjadi rumah sakit khusus Covid-19. Namun hingga kini, RSI belum dapat beroperasi secara maksimal.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca yang juga menagih janji politik Gubernur Kaltim tentang pembenahan Rumah Sakit Islam.
Markaca cukup geram, pasalnya saat pencalonan Kepala Daerah Provinsi Kaltim, Isran Noor menjanjikan untuk membenahi RSI. Namun setelah kurang lebih 4 tahun masa jabatannya hingga kini RSI belum dapat digunakan untuk umum.
“Janji politik Kepala Daerah adalah janji yang harus dilaksanakan, janji ini ditunggu rakyat,” ucapnya.
Markaca mengatakan, bahwa dengan adanya RSI tentu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sehingga membuka kembali peluang kerja kepada masyarakat.
“Sebenarnya RSI ini, salah satu kebutuhan masyarakat baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun tempat mencari nafkah agar ekonomi bisa tumbuh, sebelum ditutup banyak masyarakat berjualan di sana, sekarang punah semua,” jelasnya.
Politikus Partai Gerindra ini menyebutkan bahwa RSI merupakan salah satu sarana yang penting bagi masyarakat khususnya di wilayah Sambutan dan sekitarnya. Karena bila ada warga yang ingin berobat atau dalam kondisi urgent, masyarakat bisa mencari Rumah Sakit yang terdekat.
“Saya turut prihatin bangunan RSI yang tidak gunakan lagi dan dibiarkan kosong. Dan lebih parahnya apabila masyarakat butuh pengobatan mereka harus mencari jauh Rumah Sakit, kenapa tidak di maksimalkan lagi RSI?,” tanya Markaca.
Markaca menyampaikan bahwa, tuntutan serta janji politik ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang berada di kawasan Sambutan dan sekitarnya. Dan mereka mengeluhkan tentang keberlangsungan RSI.
“Aspirasi masyarakat Sambutan yang harus saya sampaikan, karena ini juga merupakan janji politik yang harus di laksanakan,” serunya. (advertorial)



