Reses DPRD Balikpapan, Warga RT 45 Mengadu Jalan Rusak Samping Grand City

Reses anggota DPRD Balikpapan Muhammad Najib di RT 45. (ar)

BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melakukan reses terhitung pada 1-3 Maret 2021. Pada hari terakhir reses, Rabu (3/3/2021), Muhammad Najib, anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PDI-Perjuangan menyambangi konstituennya di dapil Balikpapan Utara.

Ada dua tempat yang disambanginya, diantaranya RT 45 Kelurahan Graha Indah dan RT 16 Kelurahan Gunung Samarinda.

“Namun tidak hanya RT itu saja, melainkan saya kumpulkan RT-RT lainnya disatu tempat itu untuk memudahkan komunikasi. Selain itu juga saya melakukan door to door kepada konstituen saya, sebagai bentuk silahturahmi,” jelasnya Rabu (3/3/2021).

Seperti pada kunjungan pertamanya di RT 45 Kelurahan Graha Indah, dimana ada beberapa perwakilan dari RT disekitarnya juga. Beberapa keluhan pun disampaikan, diantaranya mengenai saluran drainase, lampu penerangan jalan, rambu penunjuk jalan, bahkan jalan rusak.

“Kalau untuk di lingkungan RT 45 ini alhamdulillah cukup kondusif, meskipun ada beberapa pendatang, karena diujung RT ini kan ada Rusunnawa (Rumah Susun), tapi kami ingatkan untuk menjaga ketertiban,” ungkap Abdurrachman ketua RT 45.

Tambahnya selain masalah yang disebutkan tadi, permasalahan jalan rusak menjadi yang cukup klasik. Ya, jalan rusak tersebut akibat pembangunan atau pembukaan jalan yang dilakukan oleh pihak Grand City menuju jalan besar di Jalan Soekarno Hatta.

Beberapa titik penampakan jalan yang rusak. (ar)

“Saat pembukaan jalan tembusan oleh pihak Grand City, beberapa rumah warga dan jalan di daerah kami rusak. Nah untuk rumah, sebenarnya sudah dilakukan perbaikan oleh pihak mereka. Namun, untuk jalan ini belum ada. Jalan retak dan amblas. Bahkan beberapa kali kami menyurati hingga pergantian RT RT sebelum saya, belum ada tanggapan dan tindak lanjut,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Najib pun mengatakan telah mencatat dan menampung aspirasi dari berbagai perwakilan RT tersebut. Nantinya ia akan menyampaikan hal tersebut kepada pihak pimpinan DPRD serta Pemkot Balikpapan, untuk nantinya akan dilakukan mediasi bagi kedua pihak.

“InshaAllah semua saya tampung, saya catat. Tentu permasalahan jalan ini juga harus kita selesaikan, karena cukup mengganggu masyarakat sekitar. Nanti akan kita coba memediasi agar bisa terealisasi perbaikan jalan yang terdampak. Memang saya lihat, jalannya rusak, retak dan bergelombang jadinya,” ucap Muhammad Najib. (ar)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *