Reses di Kelurahan Gunung Samarinda, Aliran Jargas dan PDAM Jadi Catatan Muhammad Najib

Muhammad Najib, anggota DPRD Balikpapan saat mendengarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat, Rabu (3/3/2021). (ar)

BALIKPAPAN – Usai menyambangi konstituennya di RT 45 Kelurahan Graha Indah, Muhammad Najib, anggota DPRD Kota Balikpapan fraksi PDI-Perjuangan kembali melakukan kunjungan reses keduanya di salah satu cafe yang bertempat di RT 16 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Rabu (3/3/2021) malam.

Pada kunjungan keduanya, Najib sapaannya, bertemu dengan perwakilan dari berbagai RT sekitarnya. Sama seperti pertemuan sebelumnya, perwakilan dari RT-RT tersebut menyampaikan keluhan dan aspirasinya.

Tampak, Najib pun langsung mencatat semuanya. Beberapa aspirasi yang masuk diantaranya pengembangan UMKM.

“Cukup bagus ada perwakilan muda kita di DPRD. Kita berharap ada pembenahan juga disektor UKM. Kalau bisa dibantu, entah itu pertanian atau peternakan, apakah bisa diajukan,” ucap salah satu perwakilan RT.

Kemudian, salah satu aspirasi yang jadi perhatian adalah Jaringan Gas (Jargas) dan aliran air PDAM yang dirasa belum masuk atau menyentuh beberapa RT di Kelurahan Gunung Samarinda.

“Lahan jargas ini, kalau bisa rekomendasikan supaya terlaksana di lingkungan saya. Serta PDAM, air juga ke RT 52 sementara belum ada pak, sebatas di RT 38,” ungkap Ketua RT 52.

“Benar, untuk jargas belum ada, kemarin katanya alasanya kuota kelebihan,” tambah Ketua RT 19.

Muhammad Najib bersama dengan pereakilan konsituennya. (ar)

Pertemuan malam itu cukup interaktif, dengan saling memaparkan aspirasi yang kemudian dijawab satu persatu oleh Najib di depan konsituennya. Menanggapi hal tersebut, Najib mengatakan tentu pihaknya akan memperjuangkan hal yang menjadi keluh kesah masyarakat di Kelurahan Gunung Samarinda tersebut.

“Seperti masalah air, perlu diketahui PDAM memang belum ada pipa induk di beberapa titik Kelurahan Gunung Samarinda, dan itu menjadi kendala pemasangan. Kemudian untuk Jargas juga itu sebenarnya sesuai kuota yang diberikan, jadi menunggu kuota selanjutnya. Tapi tetap, bagaimana pun hal tersebut akan kita sampaikan dan perjuangkan ke Pemkot. Agar semuanya segera terealisasi, terutama program pemasangan pipa induk itu,” jelasnya kepada Kaltimedia.com, Rabu (3/3/2021) malam. (ar)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *