
JAKARTA – Kabar duka kembali datang di awal tahun 2021. Kali ini, sosok ulama dan pendakwah Indonesia, Syekh Ali Jaber meninggal dunia, pada Kamis (14/1/2021) pukul 08.30 Wib.
Syekh Ali Jaber sempat dirawat di RS Yarsi Cempaka Putih selama 19 hari. Namun, beliau dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 sebelum akhirnya meninggal Kamis pagi.
“Benar Syeikh Ali wafat. 08.30,” beber Ustaz Yusuf Mansur.
Nantinya Syekh Ali Jaber akan dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Quran. Hanya keluarga dan pihak pondok pesantren yang boleh masuk dengan diminta identitas.
Aparat kepolisian dibantu dengan Satpol PP dan Satgas Penanganan Covid-19 mensterilkan jalan sekitar Pondok Pesantren Daarul Qur’an, Cipondoh, Tangerang, dari kerumunan massa. Warga yang tadinya sudah menunggu kedatangan jenazah dipinggir jalan harus dibuburkan karena membuat kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19.
Profil Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber merupakan ulama kelahiran Madinah, 3 Februari 1976 dan memiliki nama lengkap Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. Pada usia yang masih sangat muda, yaitu 11 tahun, Syekh Ali Jaber telah hafal 30 juz Al Quran dan mulai berdakwah di masjid-masjid.
Hal ini tak lepas dari peran ayahnya yang selalu memotivasi untuk belajar ilmu agama dan Al Quran. Semua jenjang pendidikannya, baik formal maupun non-formal ditempuh di Kota Madinah.
Pada 2008, Syekh Ali Jaber hijrah ke Indonesia dan meneruskan dakwahnya. Metode dakwahnya yang lembut pun mendapat respons besar dari masyarakat Indonesia.
Ia pun giat berdakwah dari kota hingga pelosok daerah. Pada 2011, Syekah Ali Jaber resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Ia juga turut melahirkan banyak generasi penghafal Al Quran, termasuk dalam salah satu program televisi untuk mencari anak-anak penghafal Al Quran.
Pada September 2020 lalu, Syekh Ali Jaber sempat menjadi korban penusukan saat berdakwah di Bandar Lampung. Syekh Ali Jaber sempat menangkis serangan pelaku dan mengalami luka ringan di bahu kanan.
Di masa pandemi virus corona, Syekh Ali Jaber juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pada setiap dakwahnya.



