Kantor Gubernur Kaltim Akan Dijaga Ketat Selama 15 Hari

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim, M Syafranuddin, (titi)

SAMARINDA – Sejak Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi terkonfirmasi positif COVID-19 pada Rabu, (15/7/2020) lalu, kini sejumlah para pegawai dan staff melakukan work form home (WFH) untuk sementara waktu.

Tidak hanya kebijakan tentang wfh, Seketarian Daerah (Setda) Provinsi Kaltim pun membuat kebijakan untuk melakukan pengetatan penjagaan selama 15 hari kedepan dan menerapkan pemeriksaan penjagaan.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Humas Seketariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim, HM Syafranuddin, yang menyebutkan akan melakukan penjagaan ketat selama 15 hari kedepan di lingkungan kantor gubernur.
“Kita akan melakukan penjagaan yang ketat oleh para petugas selama 15 hari kedepan. Mulai dari cek suhu tubuh, menanyakan beberapa pertanyaan kepada para tamu dan sebagainya,” katanya, saat dihubungi melalui via telpon, Senin, (20/7/2020) siang.

Selain itu, Pria yang akrab disapa Ivan ini menuturkan kebijakan terbaru dari Setdapeov Kaltim yang dimana akan memberlakukan bagi para tamu yang datang untuk dapat menunjukan hasil non reaktif rapid tes ketika memasuki Kantor Gubernur Kaltim.
“Jadi nantinya itu para tamu harus menunjukan bukti hasil rapid tesnya yaitu non reaktif dan baru bisa masuk ke dalam kantor,” tuturnya.

Ia kembali menegaskan jika para tamu yang belum memiliki hasil rapid tes untuk tidak masuk ke dalam kantor.
“Kalau tidak ada, dengan berat hati kami harus menolak untuk masuk. Karena itu, kami meminta kepada para tamu-tamu untuk dapat mengerti dan melihat kondisi yang urgensi saat ini,” tutupnya. (Titi)

Editor : Hairul Anwar

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *