Dewan Pertanyakan PTM Tingkat SMA Tak Kunjung Dilaksanakan

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin. (rzk)

SAMARINDA – Beberapa Kabupaten Kota di Kaltim saat ini telah melakukan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat SD dan SMP. Namun, untuk PTM tingkat SMA malah belum diterapkan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin pun mempertanyakan hal tersebut. Jawab menjelaskan sejatinya tingkat SD dan SMP lebih resisten dalam hal kontrol pengawasan saat PTM dibanding tingkatan SMA.

Karena tingkatan SMA dianggap cukup dewasa dan tidak terlalu sulit untuk memberikan edukasinya terkait penerapan prokes.

“Kalau tingkatan kabupaten kota bisa, harusnya tingkatan Provinsi dalam hal ini untuk SMA sederajat juga bisa. Nah ini kenapa kok gak bisa, ada apa ini,” ungkapnya.

Seluruh pelajar ditiap tingkatan pastinya sedang merasakan kejenuhan yang mendalam, dari pelaksanaan pembelajaran via online yang diterapkan hampir 2 tahun ini. Karenanya, Jawad berharap PTM tingkatan SMA sederajat dapat dilaksanakan juga.

“Kalau SD tidak tatap muka ya wajar, karena masih ketergantungan orang tuanya. Nah untuk tingkatan SMA ini kan mereka sudah cukup dewasa, mandiri, gak bergantung orang tua untuk diikuti di sekolah, harusnya bisa diterapkan juga dong. Kalau begini menandakan bentuk ketidakmampuan dari Pemprov,” serunya.

Tambahnya, apabila memang persyaratannya tidak harus 100 persen untuk seluruh siswa dapat hadir di waktu bersamaan, maka sebaiknya bisa dibuatkan metode pembagian. Dimana hanya 50 persen saja yang PTM dan dilakukan secara bergantian.

“Misal dalam per hari itu kapasitasnya hanya setengah dari jumlah murid saja, dengan durasi belajar yang dibatasi,” tambahnya. (rzk)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *