Jelang Simulasi PTM, Sekolah di Balikpapan Disemprotkan Disinfektan

Petugas menyemprotkan cairan disenfektan jelang simulasi pembelajaran tatap muka. (pcm)

BALIKPAPAN – Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dimulai pada Senin (14/12/2020). Sehingga beberapa sekolah yang ada di wilayah Kota Balikpapan, disemprotkan dengan cairan disinfektan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan juga telah melibatkan dua instansi. Dimana untuk SMP dilakukan oleh BPBD, dan SD dilakukan oleh PMI.

“Kami di BPBD hanya fokus SMP. Sementara tingkat lain, SD misalnya dilakukan oleh PMI,” ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, Minggu (13/12/2020).

Lebih lanjut Usman juga mengatakan, untuk penyemprotannya sendiri sudah berjalan selama empat hari. Terhitung sejak Kamis 10 Desember 2020 lalu. Dengan jumlah sekolah sebanyak 35.

“Ini hari terakhir, ada lima sekolah. Yakni SMP Islam Al Ula, SMP Nusantara, SMP PGRI 2, SMP PGRI 4 dan SMP 19,” lanjutnya.

Dirinya juga mengaku, sejauh ini masih ada dua sekolah yang belum bisa dilaksanakan penyemprotan. Pertama SMP 19, lantaran tidak adanya penunggu sekolah. Kemudian SMP 21, juga belum bisa dilakukan penyemprotan lantaran akses menuju sekolah yang sulit dijangkau.

“Enggak tercover itu, ada di Teluk Waru karena aksesnya sangat susah. Kalau lewat darat jalannya becek atau berlumpur. Tapi mau di cek lagi, kalau enggak bisa juga, sore mungkin pakai kapal. Itu lebih dekat juga,” ucapnya. (pcm)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *