Disdikbud Balikpapan Mulai Salurkan Seragam Gratis, Puluhan Ribu Siswa Ditargetkan Terima pada Pekan Pertama Sekolah

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) saat mendistribusikan bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Tahun Ajaran 2025/2026. (HO/Pemkot Balikpapan)

KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mulai mendistribusikan bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Proses penyaluran ke satuan pendidikan dimulai pada Senin (13/7/2026) dan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal distribusi yang telah disusun sebelumnya. Pemerintah menargetkan seluruh peserta didik penerima manfaat telah menerima seragam pada rentang 15 hingga 17 Juli 2026 atau pada pekan pertama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan skema distribusi bertahap diterapkan untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib, merata, dan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

“”Penyaluran seragam ke masing-masing sekolah mulai kami lakukan sejak 13 Juli. Kami optimistis seluruh peserta didik penerima manfaat sudah dapat menerima seragamnya pada rentang 15 hingga 17 Juli,” ujar Irfan.,” pungkas Irfan, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kelancaran distribusi tahun ini tidak terlepas dari proses pengadaan yang telah dipersiapkan sejak awal tahun anggaran. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat diterima lebih cepat dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Proses pengadaan kami percepat sejak awal tahun agar bantuan dapat diterima lebih cepat. Dengan demikian, peserta didik tidak perlu menunggu lama untuk mengenakan seragam yang telah disiapkan pemerintah,” katanya.

Irfan menjelaskan, program bantuan seragam gratis merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendukung akses pendidikan yang merata sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat pada awal tahun ajaran baru.

“Melalui program ini kami ingin memastikan peserta didik dapat memulai kegiatan belajar dengan nyaman sejak hari pertama sekolah. Di sisi lain, orang tua juga terbantu karena kebutuhan seragam telah difasilitasi oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Dalam program tersebut, setiap peserta didik jenjang SD dan SMP akan menerima tiga jenis seragam yang terdiri atas seragam nasional, seragam batik khas Balikpapan, dan seragam Pramuka. Sementara itu, peserta didik PAUD juga memperoleh bantuan seragam sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam program tersebut.

“Setiap peserta didik SD akan menerima seragam nasional putih-merah, sedangkan siswa SMP memperoleh seragam putih-biru. Selain itu, pemerintah juga menyediakan seragam batik khas Balikpapan serta seragam Pramuka sebagai bagian dari paket bantuan,” ujarnya.

Disdikbud Kota Balikpapan juga meningkatkan jumlah pengadaan seragam pada tahun ini sekitar dua hingga lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penyesuaian dilakukan seiring bertambahnya jumlah peserta didik baru serta meningkatnya kapasitas penerimaan di sejumlah sekolah.

“Tahun ini jumlah pengadaan kami tingkatkan seiring bertambahnya daya tampung sekolah dan jumlah peserta didik baru. Kebutuhan setiap satuan pendidikan telah kami hitung agar seluruh siswa yang menjadi sasaran program dapat terlayani,” kata Irfan.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan.

“Pemerintah memandang program ini sebagai investasi jangka panjang di sektor pendidikan. Harapannya, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan pendidikan pada awal tahun ajaran,” tuturnya.

Selain bantuan seragam gratis, Pemerintah Kota Balikpapan juga melanjutkan dukungan terhadap sekolah swasta melalui kerja sama dengan 15 SMP swasta berupa bantuan uang pangkal dan pembiayaan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Program tersebut didukung anggaran sekitar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar setiap tahun.

“Kolaborasi dengan SMP swasta akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi memperluas akses dan daya tampung pendidikan, sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas,” katanya.

Irfan berharap seluruh tahapan distribusi dapat berjalan sesuai jadwal sehingga peserta didik dapat mengenakan seragam bantuan pemerintah sejak pekan pertama masuk sekolah.

“Kami berharap seluruh sekolah dapat segera mendistribusikan seragam kepada peserta didik sehingga pada pekan pertama pembelajaran mereka sudah dapat mengenakan seragam bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh satuan pendidikan untuk aktif berkoordinasi dan melakukan pengawasan selama proses penyaluran berlangsung agar bantuan dapat diterima tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk terus berkoordinasi selama proses penyaluran berlangsung. Apabila terdapat kendala di lapangan, segera laporkan agar dapat segera ditangani. Prioritas kami adalah memastikan seluruh peserta didik menerima haknya tepat waktu dan dapat mengikuti pembelajaran dengan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah,” jelas Irfan. (mang/Adv Diskominfo Balikpapan)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *