JAKTV Minta Maaf Usai Siaran Tampilkan Konten Pornografi, Investigasi Dugaan Gangguan Sistem

Gambar saat ini: Foto: Tangkapan layar JAKTV dihack. Sumber: Istimewa.
Foto: Tangkapan layar JAKTV dihack. Sumber: Istimewa.

Jakarta, Kaltimedia.com – JAKTV menyampaikan permohonan maaf atas gangguan siaran yang menampilkan konten pornografi pada Senin (1/6/2026). Pihak stasiun televisi menegaskan tayangan tersebut bukan bagian dari program resmi maupun materi editorial mereka.

Dalam pernyataan resminya melalui media sosial Instagram, JAKTV menyebut insiden tersebut tidak pantas dan tidak sesuai dengan standar penyiaran yang berlaku.

“Kami memahami bahwa insiden ini menimbulkan rasa tidak nyaman, terkejut, dan khawatir, khususnya bagi pemirsa keluarga, orang tua, serta masyarakat yang menyaksikan siaran,” tulis JAKTV.

Pihak JAKTV menyatakan perhatian dan kekhawatiran pemirsa menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.

Peristiwa itu ramai diperbincangkan warganet setelah sejumlah pemirsa mendapati siaran JAKTV berubah menjadi tayangan pornografi sekitar pukul 09.12 WIB.

Salah satu pengguna media sosial Thread dengan akun @padmaantik mengaku heran dengan perubahan siaran tersebut.

“Ini saluran kena hack atau memang acaranya seperti itu?” tulis akun tersebut.

Warganet lain, Mia Agustin melalui akun @agggstn, menyebut tayangan tersebut berlangsung cukup lama hingga membuat dirinya dan sang suami mencoba menghubungi pihak JAKTV.

“Udah lama banget itu kak, udah sejam lebih kayaknya belum juga berenti,” tulisnya.

Sementara akun @adfadilah_ juga mengingatkan para orang tua untuk berhati-hati ketika membuka saluran tersebut.

Menanggapi insiden itu, JAKTV mengaku langsung mengambil langkah penanganan begitu gangguan teridentifikasi. Langkah tersebut meliputi penghentian tayangan bermasalah, pengamanan sistem siaran, serta pemeriksaan teknis secara menyeluruh.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, materi tersebut bukan merupakan bagian dari program, materi editorial, maupun tayangan resmi,” tulis JAKTV.

Saat ini, JAKTV masih melakukan investigasi internal dan teknis untuk menelusuri penyebab insiden, termasuk kemungkinan adanya gangguan keamanan pada sistem siaran.

Pihak televisi juga menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses penanganan berjalan secara tepat dan bertanggung jawab.

Sebagai lembaga penyiaran, JAKTV menegaskan komitmennya menjaga ruang siar yang aman, sehat, dan sesuai ketentuan penyiaran yang berlaku. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *