Bukan Kasus Begal, Polisi Sebut Video Viral di Balikpapan Timur Hoax

Polresta Balikpapan memastikan video viral yang dikaitkan dengan aksi kekerasan dan begal di Balikpapan Timur merupakan informasi hoaks

BALIKPAPAN – Sempat viral sebuah video di media sosial dan grup WhatsApp pada Sabtu, 23 Mei 2026, dipastikan bukan peristiwa yang terjadi di Balikpapan.

Informasi yang menyebut seorang anak laki-laki menjadi korban kekerasan sadis di sekitar SMPN 8 Balikpapan Timur dinyatakan hoaks oleh kepolisian.

Narasi dalam unggahan tersebut sempat memicu keresahan warga, khususnya masyarakat Kelurahan Manggar dan para orang tua siswa. Bahkan, sejumlah postingan menyebut kejadian itu merupakan aksi pembegalan di Balikpapan.

Kapolresta Balikpapan melalui Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M. Chusen, menjelaskan pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan bersama jajaran Satreskrim setelah video tersebut ramai beredar.

Menurutnya, hasil penelusuran memastikan video itu merupakan rekaman lama dari kasus pembunuhan balita yang terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Desember 2024 lalu.

“Setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi kepada warga sekitar, tidak ditemukan adanya kejadian sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.

Polisi juga memastikan tidak ada laporan tindak kekerasan maupun kasus begal di lokasi yang disebut dalam unggahan viral itu.

AKP Chusen menilai penyebaran informasi palsu semacam ini sangat berbahaya karena dapat memicu kepanikan masyarakat dan membentuk opini negatif terhadap situasi keamanan di lingkungan sekitar.

Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial. Warga diimbau untuk memastikan kebenaran informasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Jika menemukan informasi mencurigakan, segera konfirmasi kepada pihak berwenang,” katanya.

Meski demikian, kepolisian tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama pada malam hari.

Patroli rutin juga terus ditingkatkan oleh jajaran Polsek maupun Polresta Balikpapan di sejumlah titik yang dianggap rawan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Pcm)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *