Sambut 1 Muharram di Balikpapan, Habib Mustofa Al Haddar Isi Tabligh Akbar di Islamic Center

Tabligh Akbar oleh Habib Mustofa Al Haddar asal Banjarmasin yang disambut antusiasme ratusan jemaah Kota Balikpapan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center, pada Rabu (25/6/2025). (YouTube Pemerintah Kota Balikpapan)

KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Ratusan warga Balikpapan memadati Masjid Madinatul Iman di Balikpapan Islamic Center, Rabu (25/6/2025), untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. Kegiatan religi ini digelar oleh Pemerintah Kota Balikpapan sebagai bentuk syiar Islam dan upaya mempererat ukhuwah umat Muslim di kota ini.

Hadir sebagai penceramah utama, Habib Mustofa Al Haddar dari Banjarmasin menyampaikan ceramah yang penuh hikmah namun tetap santai dan mengundang gelak tawa dengan gaya khas daerahnya. Dalam tausiyahnya, Habib Mustofa menegaskan bahwa salat adalah pondasi utama dalam hidup seorang Muslim.

“Intinya itu salat. Nabi saja, meski dijamin masuk surga, tetap salat. Apalagi kita yang belum tentu,” ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan dan gelak antusias dari para jemaah.

Tiga Amalan Utama Pembuka Pintu Surga

Selain mengingatkan pentingnya menjaga salat, Habib Mustofa juga membagikan tiga amalan utama yang menurutnya sangat dicintai Allah dan membawa pahala besar jika diamalkan secara konsisten.

Pertama, Rajulun yuhibbul auliyā’, yakni orang yang mencintai para wali Allah. Kedua, Rajulun aktsara ‘alaihi sholātan, yaitu orang yang memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dan yang ketiga, Rajulun lā yahdīhi ‘alā akhīhi al-muslim, seorang Muslim yang tidak menyakiti saudaranya sesama Muslim.

Menurut Habib Mustofa, ketiga sikap ini adalah bentuk keikhlasan dan kebaikan hati yang sangat tinggi nilainya di sisi Allah SWT.

Momen Refleksi dan Perubahan Diri

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen pergantian tahun hijriah ini sebagai waktu untuk introspeksi dan memperbaiki diri.

“Tahun baru Islam adalah saat yang tepat untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama. Mari kita jadikan semangat ini sebagai pendorong untuk ikut berperan dalam pembangunan kota,” ucap Bagus.

Ia juga mengingatkan bahwa bulan Muharram merupakan salah satu bulan mulia yang sepatutnya diisi dengan amalan baik seperti berzikir, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan kualitas spiritual.

Motivasi untuk Menjaga Kerukunan dan Berkarya

Lebih lanjut, Bagus berharap tahun baru hijriah ini menjadi tonggak semangat baru bagi umat Islam Balikpapan untuk terus berkarya dan mempererat toleransi.

“Saya mengajak seluruh kaum Muslimin dan Muslimat di Balikpapan agar menjadikan tahun baru ini sebagai momentum untuk bekerja keras, berkontribusi dalam kemajuan kota, dan terus menjaga kerukunan antarumat beragama,” pungkasnya.

Suasana Penuh Khidmat dan Syiar

Tabligh Akbar semakin semarak dengan lantunan hadrah dan salawat dari Komunitas Pecinta Sholawat Balikpapan (PSB Community), yang membuat suasana malam penuh dengan kehangatan spiritual.

Acara ini menjadi pengingat bahwa semangat tahun baru Islam bukan sekadar seremoni, tetapi juga kesempatan untuk memperdalam keimanan dan memperkuat kebersamaan umat. (mang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *