
Kantor media pemerintah Gaza mengatakan sedikitnya 549 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel saat mencoba mengakses pasokan kemanusiaan dalam empat minggu atau sebulan terakhir, dan 4.066 lainnya terluka di atau dekat lokasi distribusi bantuan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS dan Israel.
Sumber dari rumah sakit mengabarkan kepada Al Jazeera bahwa setidaknya 47 orang telah tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak Jumat (27/6/2025) dini hari.
Sedangkan kantor berita Palestina, WAFA, mengutip sumber medis, menyebut setidaknya 72 warga Palestina tewas dan 174 lainnya terluka di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir akibat genosida Israel yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Surat kabar Israel Haaretz melaporkan pada hari Jumat bahwa tentara Israel telah mengeluarkan perintah tegas kepada pasukannya untuk secara sengaja menembaki warga Palestina yang berkumpul di dekat titik distribusi bantuan di Gaza selama sebulan terakhir, meskipun mengetahui bahwa mereka tidak menimbulkan ancaman.
Mengutip kesaksian dari tentara dan perwira Israel, laporan tersebut mengungkapkan bahwa penembakan tersebut dilakukan dengan dalih untuk membubarkan atau memukul mundur warga sipil, meskipun banyak yang hanya menunggu makanan.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pendudukan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 56.331 orang dan melukai 132.632 orang. Diperkirakan 1.139 orang tewas di Israel sejak 7 Oktober 2023, dan lebih dari 200 orang ditawan.
Sumber : www.nu.or.id





