
Samarinda – Dalam hasil peninjauan program pemerintah pusat mengenai cek kesehatan gratis, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai program tersebut dikatakan masih belum optimal. Hal tersebut setelah mendatangi Puskesmas Pasundan dan Puskesmas Sambutan, pada Selasa (11/02).
Dirinya menyebut, dari laporan yang diterimanya bahwa cek kesehatan gratis ini belum berjalan dengan maksimal meski sudah sesuai dengan standar. Padahal program ini sueharusnya sudah bisa dijalankan.
“Masih ada beberapa puskesmas yang melaporkan kekurangan,” ujar Mohammad Novan.
Dirinya menerangkan, dari tinjauan yang dilakukan bahwa Puskesmas Pasundan dan di Sambutan memerlukan gudang penyimpanan tambahan. Bahkan ada beberapa hal lain yang dinilai masih belum lengkap.
“Ambulansnya juga kurang, karena hanya ada satu unit sedangkan standarnya minimal ada dua,” ujarnya menerangkan.
Lebih lanjut, menurut Novan, secara keseluruhan kedua puskesmas tersebut sudah siap menjalankan program cek kesehatan gratis, hanya saja Ia cukup menyayangkan belum adanya masyarakat yang mendaftar untuk pemeriksaan gratis.
“Kalau sesuai standarnya untuk pemeriksaan gratis sudah, harusnya tinggal dimanfaatkan saja,” katanya.
Hanya saja dirinya berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut, agar bisa berguna, dan program ini juga dapat digaungkan lebih lagi.
“Kalau indikator kota sehat, ya pasti minim yang datang ke puskesmas, tapi harapan kami sosialisasi CKG ini bisa digencarkan,” ucapnya Novan. (Adv/dy)





