
BOGOR – Laga lanjutan babak 8 besar Kompetisi Liga 2 musim 2021, Skuad Persiba Balikpapan harus rela menelan kekalahan pahit saat berhadapan dengan klub Sriwijaya FC, yang bergulir pada Rabu (15/12/2021) malam, di Stadion Pakansari Bogor dengan skor akhir 2-1.
Pertandingan yang bergulir dengan sengit tersebut, pada menit awal babak pertama, pasukan klub berjuluk Beruang Madu itu, yakni Yogi Novrian menjadi pembuka gol dimenit ke-3. Namun sebelum wasit meniup peluit untuk turun minum, punggawa Sriwijawa, Hari Habrian berhasil menyamakan kedudukan dimenit ke-44.
Memasuki babak kedua usai turun minum, kedua kubu saling memberikan serangan balasan, namun belum ada gol yang tercipta. Hingga dimenit ke-71, pemain Sriwijaya FC melalui Sunawan Rusni, berhasil membalikkan kedudukan sekaligus memastikan kemenangan atas timnya.
Menilik dari hasil ini, membuat peluang Imam Mahmudi cs terlihat makin menyempit untuk lolos ke semi final. Mission impossible terjadi. Sebab dua laga berikutnya sudah menanti tim kuat dengan bertabur bintang dan pelatih kelas wahid yakni Rans Cilegon FC dan Persis Solo.
Pelatih Fakhri Husaini mengatakan laga penting kali ini, konsentrasi paling utama. Hal itu yang berdampak luar biasa dari dua gol yang didapat. Lini belakang kurang konsentrasi.
Pada gol pertama, kata mantan pelatih Timnas U-16 dan U-18 ini mengatakan akibat dari kesalahan sektor kiri. Gol kedua, juga terjadi karena kesalahan marking. Disisi lain, kehilangan Nugroho Fatchur Rochman akibat cedera engkel di babak pertama, sangat mempengaruhi lini tengah tim yang tadinya mampu bermain cepat.
”Selamat atas kemenangan Sriwijaya FC. Tapi apapun itu, saya tetap bangga dengan performa para pemain. Terutama yang baru bergabung dengan memperlihatkan perjuangan keras. Apa yang diperlihatkan melebihi dari diharapkan,“ ujar Fakhri Husaini.
Kekalahan ini, kata dia tentu para pemain harus berjuang keras di dua laga sisa. Mau tidak mau itu harus dilakukan untuk bisa melaju ke semifinal.
Ya di laga kedua, Persiba akan bersua Rans Cilegon FC. Melawan anak asuhan Rahmad Darmawan tersebut, kata dia sedikit banyak sudah diketahui.
”Seperti Persiba, Rans juga punya kesempatan lolos. Jadi kami harus optimal lagi untuk bisa memenangkan pertandingan,“ ujarnya.
Mengingat di babak 8 besar ini, PT Liga Indonesia Baru memberikan kuota bagi masing-masing klub sebanyak 100 suporter. Hal ini dimaksimalkan oleh para suporter Sriwijaya FC. Tak ayal, kehadiran mereka sedikit banyak membantu memotivasi Sriwijaya. (kk)
Editor: (dy)





